Diksar Maut, Satu Siswa Tewas Diduga Dianiaya di Luwu Timur, Korban Lain Memprihatinkan
Minggu, 14 Maret 2021 - 19:13 WIB
loading...
Keluarga korban saat akan mengantar jenazah korban ke Kabupaten Wajo. Foto: iNews/Nasruddin Rubak
A
A
A
LUWU TIMUR - Muhammad Rifaldi (18) siswa SMKN 2 Luwu Timur , Sulawesi Selatan ( Sulsel ), tewas diduga menjadi korban kekerasan saat mengikuti Pendidikan Dasar (Diksar) Komunitas Pecinta Alam Sanggar Kreatif Anak Rimba (Sangkar) Luwu Timur.
Diklat angkatan baru yang dilakukan oleh komunitas pecinta alam tersebut diduga dibumbui kekerasan fisik, terdapat 14 peserta yang diduga kuat menjadi korban penganiayaan.
![Diksar Maut, Satu Siswa Tewas Diduga Dianiaya di Luwu Timur, Korban Lain Memprihatinkan]()
Baca juga: Kakek di Madiun Berkali-kali Cabuli Remaja Tetangganya dengan Iming-iming Uang Rp20.000
Sebelumnya, jenazah Rifaldi diantar oleh dua orang yang diduga Panitia Diklat ke Puskesmas Tanah Lili, lalu meninggalkan korban sabtu (13/3/2021)
Kondisi korban yang tak bernyawa membuat petugas mencari tahu keluarga korban melalui media sosial dengan memposting foto korban.
Setelah postingan itu viral, pihak keluarga akhirnya mengetahui dan langsung menjemput jenazah untuk dibawa ke rumah duka yang ada di Desa Kanawatu, Kecamatan Wotu, Kabupaten Luwu Timur.
![Diksar Maut, Satu Siswa Tewas Diduga Dianiaya di Luwu Timur, Korban Lain Memprihatinkan]()
Baca juga: Tragis, Istri Hamil 6 Bulan di Batam Meregang Nyawa di Tangan Suami
Diklat angkatan baru yang dilakukan oleh komunitas pecinta alam tersebut diduga dibumbui kekerasan fisik, terdapat 14 peserta yang diduga kuat menjadi korban penganiayaan.

Baca juga: Kakek di Madiun Berkali-kali Cabuli Remaja Tetangganya dengan Iming-iming Uang Rp20.000
Sebelumnya, jenazah Rifaldi diantar oleh dua orang yang diduga Panitia Diklat ke Puskesmas Tanah Lili, lalu meninggalkan korban sabtu (13/3/2021)
Kondisi korban yang tak bernyawa membuat petugas mencari tahu keluarga korban melalui media sosial dengan memposting foto korban.
Setelah postingan itu viral, pihak keluarga akhirnya mengetahui dan langsung menjemput jenazah untuk dibawa ke rumah duka yang ada di Desa Kanawatu, Kecamatan Wotu, Kabupaten Luwu Timur.

Baca juga: Tragis, Istri Hamil 6 Bulan di Batam Meregang Nyawa di Tangan Suami
Lihat Juga :