Miris Setiap Bulan Ada Ratusan Janda Muda Baru di Blitar, Ini Pemicunya
Rabu, 10 Maret 2021 - 17:10 WIB
loading...
Kasus perceraian yang diproses Pengadilan Agama Blitar tinggi, gugatan cerai didominasi istri. Foto/Ilustrasi
A
A
A
BLITAR - Hanya di bulan Januari, jumlah kasus perceraian yang masuk ke Pengadilan Agama Blitar mencapai 410 kasus. Dari jumlah 410 kasus tersebut, 60 persen di antaranya adalah istri atau wanita yang menggugat cerai suami.
Baca juga: Janda Seksi Terapis Pijat Tewas oleh 2 Tusukan Mematikan Wanto Saat Berhubungan Seks
"Yang diajukan pihak suami 119 perkara, dan yang diajukan pihak istri 291 perkara. Cerai gugat (istri gugat suami) mendominasi 60 persen," ujar Panitera Muda Hukum Pengadilan Agama Blitar, Nurcholis, Rabu (10/3/2021).
Kasus perceraian di wilayah Blitar Raya tergolong cukup tinggi. Dalam sehari pihak pengadilan agama rata rata menerima pengajuan 20-30 perkara baru. "Yang diajukan rata rata 20-30 perkara per hari," tambah Nurholis.
Baca juga: Mojokerto Gempar, Hendak Berhubungan Seks di Hotel Pensiunan PNS Tewas Usai Pakai Tisu Obat Kuat
Rata-rata perempuan yang ingin mengakhiri rumah tangganya tersebut berusia antara 25-40 tahun. Kata Nurcholis, mereka yang berusia produktif mencapai 50 %. Begitu juga dengan para suami yang menjatuhkan talak . Rata rata juga berusia tidak jauh beda.
Baca juga: Janda Seksi Terapis Pijat Tewas oleh 2 Tusukan Mematikan Wanto Saat Berhubungan Seks
"Yang diajukan pihak suami 119 perkara, dan yang diajukan pihak istri 291 perkara. Cerai gugat (istri gugat suami) mendominasi 60 persen," ujar Panitera Muda Hukum Pengadilan Agama Blitar, Nurcholis, Rabu (10/3/2021).
Kasus perceraian di wilayah Blitar Raya tergolong cukup tinggi. Dalam sehari pihak pengadilan agama rata rata menerima pengajuan 20-30 perkara baru. "Yang diajukan rata rata 20-30 perkara per hari," tambah Nurholis.
Baca juga: Mojokerto Gempar, Hendak Berhubungan Seks di Hotel Pensiunan PNS Tewas Usai Pakai Tisu Obat Kuat
Rata-rata perempuan yang ingin mengakhiri rumah tangganya tersebut berusia antara 25-40 tahun. Kata Nurcholis, mereka yang berusia produktif mencapai 50 %. Begitu juga dengan para suami yang menjatuhkan talak . Rata rata juga berusia tidak jauh beda.
Lihat Juga :