Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Partai Golkar Jawa Timur Usulkan Gelar Pahlawan Nasional Syaikhona Kholil

loading...
Partai Golkar Jawa Timur Usulkan Gelar Pahlawan Nasional Syaikhona Kholil
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memberi sambutan dalam seminar penganugerahan gelar Pahlawan Nasional KH Muhammad Kholil di kantor DPD Partai Golkar Jatim. Foto SINDOnews
SURABAYA - DPD Partai Golkar Jawa Timur (Jatim) mengusulkan KH Muhammad Kholil atau lebih dikenal Syaikhona Kholil Bangkalan dijadikan sebagai Pahlawan Nasional. Ketua DPD Golkar Jatim M Sarmuji mengatakan, pihaknya punya pertimbangan sendiri untuk mengusulkan tokoh kharismatis asal pulau Madura itu sebagai Pahlawan Nasional.

Salah satunya, adalah kiai Syaikhona merupakan sosok yang melahirkan ulama besar. Antara lain, beliau adalah guru dari pendiri Nahdlatul Ulama (NU) KH Hasyim Asy’ari - (Pondok Pesantren Tebuireng) Jombang, KH Abdul Wahab Hasbullah (Pengasuh Pondok Pesantren Tambak Beras).

Ada juga kiai Bisri Syansuri (Jombang), kiai Abdul Manaf (Lirboyo-Kediri), kiai Maksum (Lasem), kiai Munawir (Krapyak-Yogyakarta), kiai Bisri Mustofa (Rembang Jateng) dan kiai Nawawi (Sidogiri). Baca juga:PKS Dukung Syaikhona Kholil dan KH Bisri Syansuri Jadi Pahlawan Nasional

"Kami berharap kiai Syaikhona Kholil bisa mendapatkan gelar Pahlawan Nasional pada tahun ini juga. Kami bersedia menjadi salah satu bagian dari tim untuk mengawal penganugerahan gelar Pahlawan Nasional ini,” katanya disela seminar dalam rangka penganugerahan gelar Pahlawan Nasional KH Muhammad Kholil di kantor DPD Partai Golkar Jatim, Selasa (9/3/2021).



Menurutnya, proses pengajuan nama kiai Syaikhona Kholil sebagai Pahlawan Nasional sendiri baru diserahkan pada awal Februari 2021 lalu. "Forum webinar dan seminar nasional ini juga dihadiri para tokoh politik. Ini sekaligus merupakan bentuk dukungan politik paling nyata dari Partai Golkar,” kata Sarmuji.

Sementara itu, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa yang turut hadir dalam acara ini menjelaskan, skema pengusulan sangat tergantung pada kelengkapan data. Kompilasi kelengkapan data menjadi penting kemudian komunikasi dengan Tim Peneliti Pengkaji Gelar Pusat (TP2GP) baru kemudian Dewan Gelar. "Saya berharap kelengkapan dokumen bisa segera dicukupi. Agar Dewan Gelar Pahlawan Nasional secepatnya bisa menggelar rapat setelah TP2GP pusat," katanya. Baca juga: PKB Sebut Syaikhona Cholil dan KH Bisri Syansuri Layak Jadi Pahlawan Nasional

Salah satu syarat selama proses pengusulan adalah diskusi di tingkat lokal dan tingkat provinsi. Setelah itu proses diskusi di tingkat pusat. “Jadi proses menyaring seseorang untuk mendapatkan gelar Pahlawan Nasional itu memang berlapis-lapis. Meskipun sudah sangat masyhur tetapi prosesnya seperti itu,” tandas Khofifah.

Selain Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa , seminar ini juga dihadiri Bupati Bangkalan Ra Abdul Latif Amin Imron dan Ketua PCNU Bangkalan, KH Makki Nasir. Selain itu, ada ulama se-Madura, anggota DPRD Jatim Fraksi Golkar Adam Rusydi, Tim Perumus Naskah Akademik, Dr. Muhaimin dan Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Jatim, Alwi. (lukman hakim).
(don)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top