Gara-gara PTKM Kendor, 3 Kapenewonan di Sleman Jadi Zona Merah

Senin, 08 Maret 2021 - 20:53 WIB
loading...
Gara-gara PTKM Kendor,...
Zona merah COVID-19 kembali muncul di Sleman, bahkan saat ini tiga kapanewonan masuk zona merah. Foto: SINDONews/Ilustrasi
A A A
SLEMAN - Zona merah COVID-19 yang sempat menghilang dalam peta epidemologi Sleman , kini muncul lagi. Bahkan, kini terdapat tiga kapenewonan yakni, Pakem, Ngempak dan Seyegan berubah menjadi zona merah per 5 Maret 2021.

Pakem dan Ngenplak awalnya zona orange sedangkan Seyegan zona kuning.Perubahan zona ini, karenatingkat penularan COVID-19 di tiga wilayah tersebut sangat tinggi yaitu di atas angka 1.Namun secara umum, untuk zonasi di Sleman masuk zona kuning (tungkat penularan rendah).

Baca juga: Kabar Gembira, Kapenewonan Kalasan Keluar dari Zona Merah COVID-19

Dari 17 kapanewonan di Sleman, Rinciainya, tiga zona merah, enam zona orange dan 8 zona kuning dan belum ada yang masuk zona hijau. Enam zona orange yakni, Kapenewonan Moyudan, Minggir, Prambanan, Kalasan , Mlati dan Ngaglik. Kapenewonan Mlati dan Ngaglik sebelumnya zona kuning. Sedangkan delapan kapanewon tersisa masuk dalam zona kuningyakni Turi, Sleman, Godean, Gampiing, Depok, Depok, Berbah dan Cangkringan.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman, Joko Hastaryomengatakan, peta epidemiologi ini memang sangat dinamis. Pekan lalu memang tak ada kapenewonan yang masuk zona merah tapi sekarang muncul tiga kapenewonan. “Perubahan ini terjadi karena angka kasus di tingkat RT juga dinamis,” kata Joko, Senin (8/3/2021).

Baca juga: Hari Ini Giliran ASN Sleman Divaksinasi COVID-19

Joko menjelaskan berdasarkan analisis timnya, perubahan ini muncul karena warga mulai terlena dengan turunnya kasus COVID-19 dan tingginya pasien yang sembuh. Sehingga,penerapan pembatasan terbatas kegiatan masyarakat (PTKM) berbasis mikro, khususnya protokol kesehatan tak berjalan optimal. Dominasi pelanggaran adalah munculnya kerumunan di kelompok masyarakat.

“Analisia kami, PTKM memang agak kendor. Kegiatan-kegiatan yang sifatnya berkerumun mulai marak seperti hajatan dan takjiah juga masih terjadi,” paparnya.

Baca juga: Lebih Cepat, Akurat dan Aman, Sleman Kembali Gelar Pilurah E-Voting Serentak 2021

Untuk itu, pihaknya meminta warga tetap mematuhi dan melaksanaan PTKM, sehingga kasus COVID-19 di Sleman dapat terkendali dan terus menurun, serta semua kapenwonan diharapkan akan masuk zona kuning dan hijau.

Sleman sendiri untuk mengendalikan penyebaran COVID-19 kembali memperpanjang PTKM berbasis mikro, yaitu dari tanggal 9 Maret-22 Maret 2021. Perpanjangan itu tertunag dalam Instruksi bupati Sleman No 06/INSTR/2021, tertangga 8 Maret 2021.
(nic)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perayaan 1 Dekade, Environesia...
Perayaan 1 Dekade, Environesia Group Gelar Aksi Donor Darah
Ahli Hukum Nilai Kasus...
Ahli Hukum Nilai Kasus Sri Purnomo Dipaksakan, Tak Bisa Dihukum jika Tidak Ada Mens Rea
Ahli Hukum Pemilu: Dugaan...
Ahli Hukum Pemilu: Dugaan Pelanggaran Pilkada Semestinya Diproses melalui Bawaslu
Keputusan Kejari Sleman...
Keputusan Kejari Sleman Menutup Perkara Hogi Minaya Dinilai Tepat
Sang Suami Dijadikan...
Sang Suami Dijadikan Tersangka Kasus Penjambret Tewas di Sleman, Istri Minta Keadilan
3 Tewas Akibat Kecelakaan...
3 Tewas Akibat Kecelakaan KA Bangunkarta Tabrak Mobil dan Motor di Prambanan Sleman
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
Rekomendasi
Kejagung Segel Gudang...
Kejagung Segel Gudang Motor Listrik Milik BGN di Bogor
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Tok! DPR dan Pemerintah...
Tok! DPR dan Pemerintah Sepakati Asumsi Makro KEM-PPKF 2027, Target Lifting Migas Dikerek
Berita Terkini
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
Viral Gunung Lawu Akan...
Viral Gunung Lawu Akan Erupsi Besar, Badan Geologi: Hoaks!
Besok Eksekusi Lahan...
Besok Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Sejumlah Akses Menuju GBK Ditutup
Divonis 6 Tahun Penjara,...
Divonis 6 Tahun Penjara, Pengusaha Jambi Bengawan Kamto Tempuh Banding
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved