KM Barokah Tenggelam , 18 ABK Berhasil Diselamatkan
Senin, 08 Maret 2021 - 18:19 WIB
loading...
Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Probolinggo, Capt Subuh Takkurahman. Foto: iNews/Hana Purwadi
A
A
A
PROBOLINGGO - Sebuah kapal nelayan dengan nama Kapal Motor (KM) Barokah berisi Anak Buah Kapal (ABK) 18 orang, tenggelam di selatan perairan Pulau Gili Ketapang, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo , Jawa Timur ( Jatim ).
Diduga akibat kapal bocor saat menarik jaring ikan. Beruntung, kapal nelayan jenis porsein beserta 18 ABK itu berhasil ditolongoleh nelayan setempat dan semuanyaberhasil diselamtkan.
Baca juga: Kapal Nelayan Tenggelam di Perairan Pulau Gili Ketapang, Polisi Lakukan Penyelidikan
Informasi yang berhasil dihimpun, kapal nelayan jenis Porsein itu, milik warga Besuki. Namun ABK dan nahkoda kapal bernama Muksin (56), warga Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo. Hingga berita ini diterbitkan , belum diketahui secara pasti siapa nama pemilik kapal.
“ Sesuai dengan laporan perwira jaga, ada laporan kapal tenggelam di kedalaman 20 meter. Posisi kapal masih mengapung. Setelah kami koordinasi dengan Kepala Desa Gili Ketapang, sampai sekarang belum diketahui pemilik kapal,” ujar Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Probolinggo, Capt Subuh Takkurahman, Senin (8/3/2021).
Diduga akibat kapal bocor saat menarik jaring ikan. Beruntung, kapal nelayan jenis porsein beserta 18 ABK itu berhasil ditolongoleh nelayan setempat dan semuanyaberhasil diselamtkan.
Baca juga: Kapal Nelayan Tenggelam di Perairan Pulau Gili Ketapang, Polisi Lakukan Penyelidikan
Informasi yang berhasil dihimpun, kapal nelayan jenis Porsein itu, milik warga Besuki. Namun ABK dan nahkoda kapal bernama Muksin (56), warga Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo. Hingga berita ini diterbitkan , belum diketahui secara pasti siapa nama pemilik kapal.
“ Sesuai dengan laporan perwira jaga, ada laporan kapal tenggelam di kedalaman 20 meter. Posisi kapal masih mengapung. Setelah kami koordinasi dengan Kepala Desa Gili Ketapang, sampai sekarang belum diketahui pemilik kapal,” ujar Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Probolinggo, Capt Subuh Takkurahman, Senin (8/3/2021).
Lihat Juga :