Vaksin Covid-19 dari Rusia Bakal Segera Masuk Indonesia

Rabu, 03 Maret 2021 - 23:41 WIB
loading...
Vaksin Covid-19 dari...
Vaksin Covid-19 asal Rusia bakal segera masuk di Indonesia. Foto: Sindonews/dok
A A A
MAKASSAR - Vaksin Covid-19 yang berasal dari Rusia yakni Sputnik V, akan menjadi salah satu vaksin yang masuk dalam daftar vaksin mandiri di Indonesia.

Perwakilan Sputnik V di Indonesia, PT Putra Cakra Rejekic, akan segera bertemu dengan pemerintah dalam rangka pembahasan rencana tersebut.

PT Putra Cakra Rejekic akan memfasilitasi semua kepentingan pemerintah Indonesia, baik kepada Aurugulf di UAE selaku pemegang hak exclusive pemasaran dan distribusi di Indonesia ataupun kepada Russian Direct Investment Fund (RDIF) di Rusia selaku sponsor penelitian vaksin Sputnik V di Rusia dan saat ini sebagai pemegang hak exclusive International.

Baca Juga: Sri Mulyani Berharap Vaksinasi Bisa Suntik Konsumsi Masyarakat

Direktur Utama PT Putra Cakra Rejeki Siti Aisyah menyatakan, perusahaannya sebagai perwakilan resmi Sputnik V di Indonesia saat ini tengah koordinasi dengan pemerintah melalui instansi terkait, termasuk juga Kadin, untuk menentukan partner industri farmasi yang paling memenuhi persyaratan untuk meregistrasikan Sputnik V di Indonesia dengan mematuhi seluruh ketentuan regulasi di Indonesia.

"Menjadi komitmen kami membantu dan mensupport Vaksin Sputnik V untuk memasuki Indonesia, baik yang nanti akan digunakan secara mandiri maupun untuk kepetingan pemerintah di dalam program vaksin gotong royong dalam rangka penanggulangan Covid-19 ," ujar Siti Aisyah di Jakarta, Rabu (3/3/2021).

Vaksin Sputnik V sendiri penelitiannya dilakukan oleh Gamaleya Centre-National Research Centre of Epidemiology and Microbiology di Rusia, yang berdiri sejak tahun 1891 dan merupakan Lembaga research terkemuka di dunia.

Gamaleya Centre adalah Lembaga research pertama yang menemukan vaksin untuk Ebola virus dan A MERS. Kedua jenis vaksin untuk Ebola dan AMERS prinsip kerjanya berdasarkan Human Adenovirus vector platform yang digunakan sebagai dasar penelitian untuk vaksin Covid-19 Sputnik V.

Baca Juga: Update Vaksinasi: Total 2.104.967 Orang Telah Divaksinasi COVID-19 di Tanah Air

Apa yang menjadikan Sputnik V di yakini sebagai vaksin terbaik dan paling aman di dunia? Sputnik V tidak mengandung virus hidup (yang dilemahkan) sebagaimana umumnya pengembangan vaksin tapi mengandung human adenovirus based vectors Covid-19 yang tidak dapat berkembang biak di tubuh manusia seperti kekhawatiran masyarakat umum utk vaksin dan jelas ini menjadikannya sangat aman.

Aisyah menambahkan, pendekatan penelitian lain yang sangat cemerlang dari Gamaleya Centre adalah penggunaan dua jenis vector serotype: no 5 (Ad5) dan no 26 (Ad26) yang memberikan imun respons yang kuat dibanding penggunaan satu vector saja umum ditemukan untuk Vaksin Covid-19 yang diproduksi perusahaan farmasi lain.

"Seluruh hasil penelitian mengenai Sputnik V membuktikan adanya induksi yang kuat terhadap populasi spesifik sel T-lymphocytes: T-helper (CD4+) dan T-Killer (CD 8+). Disebutkan juga dalam hasil research yang dipublish Gamaleya Centre, IgG respond ditemukan di 100% relawan yang disuntik Sputnik V yang ini berarti efektifitas Vaksin ini terbukti sangat baik," pungkas Aisyah. (Baca Juga:Vaksin Covid-19 Jadi Rebutan, Menkes Minta Masyarakat Bersabar)
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Vaksin Covid-19 Penguat...
Vaksin Covid-19 Penguat di Kepri Tinggal Tersisa 10 Ribu Dosis
PPKM Dicabut, Satgas...
PPKM Dicabut, Satgas Covid-19 Kepri Minta Pengurus RT Tetap Ajak Warga Vaksin
Masa Berlaku Rendah,...
Masa Berlaku Rendah, 25 Ribu Vaksin COVID-19 di Bali Kadaluwarsa
Antisipasi Ancaman Pandemi...
Antisipasi Ancaman Pandemi Lanjutan, Kemenkes Dorong Industri Farmasi Produksi Vaksin
Vaksinasi 10.000 Anak...
Vaksinasi 10.000 Anak Baru 10 Persen, Satgas COVID Karawang Hadirkan Badut
Sindikat Calo Vaksinasi...
Sindikat Calo Vaksinasi Ini Tega Patok Tarif Rp300.000, Padahal Gratis
Negara Bagian AS Gugat...
Negara Bagian AS Gugat Pfizer atas Klaim Vaksin Covid-19 yang Dianggap Menyesatkan
Pemprov DKI Sediakan...
Pemprov DKI Sediakan 26.000 Dosis Vaksin Covid-19
Sempat Dirawat Intensif,...
Sempat Dirawat Intensif, 2 Pasien Positif Covid-19 Meninggal Dunia
Rekomendasi
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
Kenapa Hari Asyura Dijuluki...
Kenapa Hari Asyura Dijuluki Lebaran Anak Yatim? Begini Sejarahnya di Indonesia
Syahran Buka Suara soal...
Syahran Buka Suara soal Hubungannya dengan Jule: Saya Siap dengan Konsekuensinya
Berita Terkini
Pemprov DKI Gratiskan...
Pemprov DKI Gratiskan Transportasi, Tempat Wisata, hingga Museum pada 22, 27, dan 28 Juni
Amankan 119 Orang saat...
Amankan 119 Orang saat Ricuh Eksekusi Hotel Sultan, Polisi Cari Aktor Intelektual
PN Jakpus Eksekusi Lahan...
PN Jakpus Eksekusi Lahan Hotel Sultan Senilai Rp28,9 Triliun
Puluhan Siswa SMAN 48...
Puluhan Siswa SMAN 48 Ikuti Pelatihan Pemantauan Cuaca Jakarta
Hotel Sultan Tercatat...
Hotel Sultan Tercatat sebagai Barang Milik Negara, Pengelolaan Aset Ikuti PMK
Haul Akbar Ulama Betawi...
Haul Akbar Ulama Betawi Digelar di Monas Besok, Catat Rekayasa Lalu Lintas dan Rute Alternatifnya
Infografis
Daftar Lengkap Pelatih...
Daftar Lengkap Pelatih Timnas Indonesia dari Masa ke Masa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved