Polres Blitar Kejar Pelaku Lain Dalam Pembunuhan Bos Toko Kelontong
Rabu, 03 Maret 2021 - 18:54 WIB
loading...
Dky (21) pemuda asal Desa Jatinom, Kanigoro, Kabupaten Blitar, pelaku pembunuhan terhadap Bisri Efendi (71), bos toko kelontong diduga tidak beraksi sendiri. Foto/SINDOnews/
A
A
A
BLITAR - Dky (21) pemuda asal Desa Jatinom, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar, pelaku pembunuhan terhadap Bisri Efendi (71), bos toko kelontong diduga tidak beraksi sendiri. Ada pihak lain yang turut membantu aksi kejahatannya.
Baca juga: Bos Toko Kelontong Blitar Tewas Dirampok, Pelaku Ternyata Tetangga Dekat Korban
Kapolres Blitar AKBP Leonard M Sinambela tidak membantah dugaan tersebut. Leonard berdalih, pemeriksaan masih dilakukan. "Belum pasti (ada pihak lain) karena pemeriksaannya masih kita lakukan," ujar Leonard kepada wartawan Rabu (3/3/2021).
Baca juga: Blitar Gempar, Pemilik Toko Kelontong Tewas Digorok, Kepala Ditutup Sarung
Dky diringkus dirumahnya yang berjarak tidak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP). Dky berasal dari Sumatera, namun sudah sekitar lima tahun bertempat tinggal di Desa Jatinom. Belum diketahui pasti apakah rumah yang ia tempati berstatus kontrakan atau rumah sendiri.
Dky masuk ke dalam toko kelontong korban, yakni Bisri Efendi (71) dengan berpura pura sebagai pembeli. Ia memanfaatkan situasi toko yang ramai, menyelinap dan bersembunyi di dalam. "Yang bersangkutan masuk ke toko pukul 17.00 Wib," terang Leonard.
Baca juga: Bos Toko Kelontong Blitar Tewas Dirampok, Pelaku Ternyata Tetangga Dekat Korban
Kapolres Blitar AKBP Leonard M Sinambela tidak membantah dugaan tersebut. Leonard berdalih, pemeriksaan masih dilakukan. "Belum pasti (ada pihak lain) karena pemeriksaannya masih kita lakukan," ujar Leonard kepada wartawan Rabu (3/3/2021).
Baca juga: Blitar Gempar, Pemilik Toko Kelontong Tewas Digorok, Kepala Ditutup Sarung
Dky diringkus dirumahnya yang berjarak tidak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP). Dky berasal dari Sumatera, namun sudah sekitar lima tahun bertempat tinggal di Desa Jatinom. Belum diketahui pasti apakah rumah yang ia tempati berstatus kontrakan atau rumah sendiri.
Dky masuk ke dalam toko kelontong korban, yakni Bisri Efendi (71) dengan berpura pura sebagai pembeli. Ia memanfaatkan situasi toko yang ramai, menyelinap dan bersembunyi di dalam. "Yang bersangkutan masuk ke toko pukul 17.00 Wib," terang Leonard.
Lihat Juga :