Masyarakat Kawasan Lingkungan Hutan di Tebo Jambi Diberdayakan

Selasa, 02 Maret 2021 - 17:21 WIB
loading...
Masyarakat Kawasan Lingkungan...
Masyarakat khususnya para petani karet yang tinggal di kawasan sekitar lingkungan hutan di Kabupaten Tebo, Jambi diberdayakan secara berkelanjutan. Foto/Ilustrasi/Dok.SINDOnews
A A A
TEBO - Masyarakat khususnya petani karet yang tinggal di kawasan sekitar lingkungan hutan di Kabupaten Tebo , Jambi diberdayakan. Pemberdayaan itu dilakukan Yayasan Inisiatif Dagang Hijau (IDH) bekerjasama dengan perusahaan karet alam berkelanjutan PT Royal Lestari Utama (RLU).

Baca juga: Spesialis Curanmor di Tebo Ditangkap saat Transaksi, 7 Motor Curian Diamankan

“Nantinya, kita bersama-sama mengembangkan inklusi sosial melalui Community Partnership Program (CPP) yakni peningkatan pemberdayaan petani karet melalui skema wanatani (agroforestry) di area yang kelola masyarakat,” ungkap Direktur Corporate Affairs & Sustainability RLU Yasmine Sagita, Selasa (2/2/2021).

Baca juga: Tim Sultan Satreskrim Polres Tebo Amankan Ribuan Liter Solar Ilegal

Yasmine mengungkapkan, kerjasama ini adalah untuk meningkatkan kapasitas sekitar 500 petani sasaran. Kegiatan dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip keberlanjutan yang bertumpu pada aspek peningkatan produktivitas tanaman karet masyarakat secara berkelanjutan.

Pemberdayaan dilakukan melalui pendampingan, dukungan teknis dan pelatihan, serta menghubungkan petani dengan pasar. Dengan harapan dapat memperkuat dampak sosial berupa peningkatan kesejahteraan petani dan perlindungan area konservasi.

Sinergi yang saling menguntungkan tersebut akan difokuskan pada area kerja dua anak usaha RLU di Jambi, yakni Hutan Tanaman Industri (HTI) PT Lestari Asli Jaya (LAJ) dan HTI PT Wanamukti Wisewa (WW).

Dua kelompok tani yang tergabung dalam program CPP - Kemitraan Kehutanan di PT LAJ dan PT WW telah mendapatkan Surat Keputusan Pengakuan dan Perlindungan Kemitraan Kehutanan dari Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Surat keputusan tersebut merupakan yang pertama di kawasan pemegang izin HTI di Provinsi Jambi.

“Pelibatan masyarakat setempat sangat penting dalam produksi karet berkelanjutan karena hal ini akan memberikan insentif bagi perusahaan dan masyarakat sekaligus berkontribusi kepada dengan perlindungan hutan dan ekosistem sekitar,” Kata Fitrian Ardiansyah, Ketua Pengurus Yayasan Inisiatif Dagang Hijau.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
UMKM Binaan Astra Tembus...
UMKM Binaan Astra Tembus ke Luar Negeri, Omzet Petani Naik Jadi Rp11,9 Miliar
Gubernur Mathius Dukung...
Gubernur Mathius Dukung Roadmap Pengelolaan Kehutanan Berkelanjutan di Papua
Apkarindo Gelar Rembug...
Apkarindo Gelar Rembug Petani Karet dan Ketahanan Pangan Jagung di Kaltim
Jaga Kelestarian Hutan...
Jaga Kelestarian Hutan dan Sumber Air, Rehabilitasi DAS di Lore Selatan Digencarkan
Tangis Syukur Raudah,...
Tangis Syukur Raudah, Mimpi 30 Tahun Punya Rumah Genteng Akhirnya Terwujud
Apkarindo Sumsel dan...
Apkarindo Sumsel dan JICA Uji Coba Teknologi Pengendalian Gugur Daun Karet Skala 150 Hektare
Dirjenbun Kementan Pastikan...
Dirjenbun Kementan Pastikan Perlindungan dan Pemberdayaan Petani
Lusi Tak Menyangka Dapat...
Lusi Tak Menyangka Dapat Hadiah Mobil dari Tabungan Dahsyat Arisan MNC Bank
Program Tabungan Dahsyat...
Program Tabungan Dahsyat Arisan MNC Bank Perkuat Loyalitas Nasabah
Rekomendasi
Sudah Pulang dari Rumah...
Sudah Pulang dari Rumah Sakit, Begini Kondisi Haji Bolot usai Kena Serangan Jantung
Kisah Uwais Al-Qarni,...
Kisah Uwais Al-Qarni, Teladan Berbakti kepada Orang Tua yang Dijamin Doanya Mustajab
TikTok soal Kabar PHK...
TikTok soal Kabar PHK 90% Karyawan Tokopedia: Ini Bukan Keputusan Mudah
Berita Terkini
Muncul Siklon Tropis...
Muncul Siklon Tropis Maysak, BMKG: Waspada Gelombang Tinggi di Sejumlah Perairan
Perkuat Struktur di...
Perkuat Struktur di NTT, Partai Perindo Tunjuk Eks Kepala BKPPD Ade Manafe Pimpin Kota Kupang
Rakernas XVIII APEKSI...
Rakernas XVIII APEKSI Hasilkan 10 Rekomendasi untuk Perkuat Pembangunan Perkotaan
BNN-Bea Cukai Sita 3,37...
BNN-Bea Cukai Sita 3,37 Ton Narkotika, Sahroni: Kejar Bandar Utamanya
Pemprov DKI Telusuri...
Pemprov DKI Telusuri Lahan Warga Pinggir Rel Pejompongan yang Terancam Digusur, Pramono: Saya Ingin Memanusiakan Orang
Ada Kebakaran Dekat...
Ada Kebakaran Dekat Rel, KRL Lintas Tangerang Mengalami Keterlambatan
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved