Muscablub Forki Cilacap Diwarnai Aksi Walk Out

Senin, 01 Maret 2021 - 08:57 WIB
loading...
Muscablub Forki Cilacap...
Musyawarah Cabang Luar Biasa (Muscablub) Federasi Olahraga Karete-Do Indonesia (Forki) Cilacap diwarnai dengan aksi walk out (WO) oleh dua Pengurus Provinsi (Pengprov) Forki Jateng. Foto SINDOnews
A A A
CILACAP - Musyawarah Cabang Luar Biasa (Muscablub) Federasi Olahraga Karete-Do Indonesia (Forki) Cilacap diwarnai dengan aksi walk out (WO) oleh dua Pengurus Provinsi (Pengprov) Forki Jateng. Kedua Pengprov menilai pelaksanaan Muscablub tidak mengacu pada ketentuan dan aturan yang tetapkan PB Forki.

Meski ada WO, panitia tetap menggelar agenda Muscablub yang berlangsung di aula kantor Kesbangpol Cilacap pada Minggu, (28/2/2021). Bahkan Muscablub terkesan molor dari jadwal yang telah ditentukan yakni pukul 8:00 WIB, baru mulai dibuka pukul 100:00 WIB. Baca juga: Tenggelam di Pantai Congot, Siswa Baitul Nur Huda Banjarnegara Meninggal

Dua Pengprov Forki Jateng yang memilih WO adalah Wakil Ketua Umum Adam Prabowo dan Kabid Humas Media I Nengah Segara Seni. Kejadian bermula saat Pengprov menyela tata tertib yang dibacakan oleh ketua sidang.

Pada saat dijelaskan aturan Muscablub, panitia lain memotong interupsi Adam Prabowo. Sehingga, karena dianggap mengabaikan Pengprov, akhirnya siambil sikap WO. ”Kami merasa kehadiran kami sebagai Pengrov tidak diinginkan dan difungsikan. Jadi ngapain kita harus di sini,” tandas Adam.

Dijelaskan, semua organisasi memiliki aturan dan semua harus merujuk ke aturan yang lebih tinggi dan tidak seenaknya membuat aturan main. “Intinya Forki Cilacap ingin berjalan sendiri dan kami diminta membiarkan berproses, tapi kalau melanggar ketentuan, kita tidak bertanggung jawab, makanya kita WO karena kita tidak mengamini,” jelas Adam.

Ditanya tentang motivasi kepanitiaan Muscablub yang cenderung tidak mengindahkan aturan, Adam mengaku tidak tahu persis. “Terlalu subjektif kalau saya ngomong. Yang jelas di sini kita berusaha menegaskan aturan mainnya,” tutur Adam didampingi Kabid Humas dan Media I Nengah Segara Seni.

Ia menjelaskan, kehadirannya di agenda Muscablub untuk menyamakan persepsi di semua cabang Forki di Jateng. "Kami sedang menata sistem admintrasi yang menendang aturan, karena bila dilanggar akan menjadi temuan terkait anggaran. Pengprov sudah menyiapkan semua, ternyata di Cilacap di rubah semua. Seolah kami dari Pengrov tidak diharapkan,” kata dia.

Lebih lanjut, jika Muscablub tetap dilaksanakan dan menabrak aturan, maka SK Pengurus Cabang tidak akan diterbitkan untuk Forki Cilacap. “Ini secara otomatis dianggap tidak ada kepengurusan Forki di Cilacap,” jelasnya. Baca juga: Ngebor di Bawah Jembatan, Seorang Pekerja Jatuh Tenggelam di Sungai Serayu

Dikatakan, dalam AD/ART disebut, dasar pelaksanaan Muscablub di Cilacap karena Ketua Umum berhalangan tetap. Dan aturannya adalah, pelaksana tugasnya diberikan kepada Sekretaris Umum atau Sekum.Berikutnya jika Sekum berhalangan maka pelaksana tugasnya adalah Bidang Organisasi dengan catatan menjadi kesepakatan bersama. “Tugasnya bukan menjalankan organisasi tapi menyiapkan Muscablub untuk memilih ketua baru maksimal enam bulan,” terang Adam.

Pihaknya akan menunggu hingga enam bulan ke depan. Jika tidak dilaksanakan juga, maka kewenangan Pengprov untuk menunjuk tim karteker (pengurus semantara) yang bertugas untuk menyiapkan Muscablub lagi. “Intinya Muscablub untuk memilih ketua umum dan formatur bukan melegalkan Sekum menjadi ketua umum atau ada warisan,” tambah Adam.

Segara Seni mengakui adanya konsekuensi besar yang harus diterima Forki Cilacap jika nekat menabrak aturan. “Pertama tidak akan mendapat anggaran dari KONI, karena tidak memiliki SK. Kedua, atlit-atlit mereka tidak bisa mengikuti even kejuaraan atas nama Forki, dampak lain ke perguruan juga,” jelas dia.Sementara Ketua Steering Committee Muscablub Forki Cilacap, Sadmoko yang dikonfrimasi mengaku tidak mengetahui secara persis alasan mengapa dua Pengprov Forki Jateng WO. "Karena semua sudah kami laksanakan sesuai aturan," tandas dia.

Pemilihan ketua umum Forki Cilacap tersebut diikuti oleh 5 perguruan karate yang ada di Kabupaten Cilacap, yakni ASKi, Inkai, Inkado, Lemkari, dan BKC. Sementara jumlah suara yang memilih ada 33. Perolehannya adalah 11 suara diperoleh Agil Lastiono dan 22 suara diraih oleh Asep. Sehingga dari hasil Muscablub versi Forki Cilacap, ketua umum terpilih adalah Asep. Baca juga: Hadi Tjahjanto Tekankan Sport Science Karate dan Sport Management

Ka Binpres Pengprov Forki Jateng melalui Wagino SH saat dihubungi mengatakan, pihaknya kaget dengan proses Muscablub Forki Cilacap. Menurutnya, hasil dan mekanisme pemilihan dianggap tidak prosedural. Aturannya, tambah Wagino, suara itu berdasarkan jumlah perguruan, bukan jumlah peserta yang hadir."Ini tidak benar, Muscablub Karate itu hak suara atas nama perguruan, bukan peserta yang hadir. Jadi kalau ada 5 perguruan itulah yang memberikan suara sah, bukan jumlah peserta yang hadir. Kalau dasarnya peserta, ini ngawur," kata Wagino.

Wagino juga menyayangkan arahan Pengprov Forki Jateng yang ditolak panitia. Padahal Pengprov ingin menata organisasi tiap daerah. "Ini juga menganggap enteng Pengprov, semua demi satu visi sesuai AD ART, tidak bisa seenaknya jalan sendiri," pungkasnya.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bea Cukai-BAIS TNI Bongkar...
Bea Cukai-BAIS TNI Bongkar Produksi Pita Cukai Ilegal di Jateng, Selamatkan Kerugian Negara Rp570 Miliar
Perjuangan Ibu Hamil...
Perjuangan Ibu Hamil Asal Tangerang Mudik Naik Motor ke Cilacap, Sering Berhenti untuk Istirahat
Banjir dan Longsor Kepung...
Banjir dan Longsor Kepung Jateng: 3 Meninggal dan Ribuan Warga Terdampak
17 Hunian Sementara...
17 Hunian Sementara Diserahkan untuk Warga Terdampak Longsor di Cilacap
18 Korban Longsor Cilacap...
18 Korban Longsor Cilacap Ditemukan, 5 Orang Masih Hilang
DMC Dompet Dhuafa Terus...
DMC Dompet Dhuafa Terus Sisir Area Terdampak Longsor Cilacap
Momen Hangat Prabowo...
Momen Hangat Prabowo Nyanyi Lagu Nasional Bareng Siswa SMAN 1 Cilacap
OTT di Cilacap, KPK...
OTT di Cilacap, KPK Sita Uang Ratusan Juta
KPK Tetapkan 2 Tersangka...
KPK Tetapkan 2 Tersangka OTT di Cilacap
Rekomendasi
Kim Jong-un Perintahkan...
Kim Jong-un Perintahkan AL Korut Produksi Kapal Perusak dan Senjata Bawah Air Rahasia
Misteri Garasi Dadan...
Misteri Garasi Dadan Hindayana: Setengah Abad Usianya, Modis dan Estetik Mobilnya
Putin: Serangan Rudal...
Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh
Berita Terkini
Rooting for Future,...
Rooting for Future, PAMA Bersama UGM dan OIKN Penanaman Pohon Bersama
Kasus Penyelundupan...
Kasus Penyelundupan 796 Kg Sisik Trenggiling, WN Vietnam Diserahkan ke Kejari Cilegon
Pemprov Jakarta Gelar...
Pemprov Jakarta Gelar Atraksi Budaya Betawi di CFD Rasuna Said
Puluhan Keluarga di...
Puluhan Keluarga di HSS Miliki Kepastian Hukum atas Tanahnya lewat Reforma Agraria Badan Bank Tanah
Calon Ketum PBNU Gus...
Calon Ketum PBNU Gus Salam Sowan ke Rais Syuriyah dan Ketua PWNU Sulsel
Hari Lingkungan Hidup,...
Hari Lingkungan Hidup, Masyarakat Tangerang Pelajari Kelola Minyak Jelantah
Infografis
Forum Rektor PTMA Serukan...
Forum Rektor PTMA Serukan Gelar Aksi Bela Palestina Besok
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved