Jejak Pejuang Kemerdekaan di Penjara Tanpa Nama

Minggu, 28 Februari 2021 - 05:02 WIB
loading...
A A A
Peninggalan keris ini, masih tersimpan di Desa Airmata Kupang. Selain itu, ada juga Dipati Amir bin Bahren dan Panglima Hamzah (Cing) bin Bahren. Kedua pejuang ini berasal dari Pulau Bangka. Mereka diasingkan pemerintah Belanda ke Kupang tahun 1860 karena keterlibatan mereka dalam perlawanan rakyat Bangka di Gunung Maras. Baca juga: GKJW Maron Blitar, Cerita Gereja Yang Didirikan Pengikut Pangeran Diponegoro

Di Kupang, keduanya aktif menyebarkan ajaran Islam di tengah masyarakat. Warsian Dipati Amir Bahren berupa Masjid Bonipoi Kupang. Dipati Amir wafat di Kupang tahun 1885, sedangkan Panglimah Hamzah Bahren wafat tahun 1.900 juga di Kupang .

Kyai Arshad, pemimpin pergerakan dari Banten, Sultan Muhamad Sirajudin, Kesultanan Dompu dan raja Sonbay juga pernah dipenjara di tempat ini. Banyak tokoh pergerakan beragama Islam yang bermukim di Airmata membuat kampung ini menjadi cikal bakal perkampungan muslim pertama di Kupang. Salah satu perjuang terkenal lain adalah Tan Malaka yang juga diasingkan pada Januari 1922.

Singkatnya, penjara lama ini telah menampung para tokoh yang dianggap bersalah di berbagai masa, mulai dari masa prakemerdekaan, masa penajahan Jepang, masa agresi Belanda kedua, peristiwa Orde Lama, G 30 /PKI, dan terakhir pada masa Orde Baru. Baca juga: 7 Pekerja Pembangunan Bendungan Maniki Tersambar Petur, Perusahaan Tanggung Semua Biaya

Namun, nasib penjara tanpa nama alias penjara lama tidak bisa dipertahankan untuk menyimpan jejak sejara. Ia berakhir tahun 1979, ketik penjara baru dibangun.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Negatif Narkoba, Sopir...
Negatif Narkoba, Sopir Mobil Ugal-ugalan di Gunung Sahari Terancam 4 Tahun Penjara
Kisah Bung Tomo Mengenyam...
Kisah Bung Tomo Mengenyam Pendidikan di Sekolah Elite Belanda, Keluarganya Ternyata Pejabat Polisi
Kisah Penyamaran Untung...
Kisah Penyamaran Untung Surapati, dari Jualan Sirih hingga Kumpulkan Pasukan Pejuang di Batavia
Ajoeba Wartabone, Pejuang...
Ajoeba Wartabone, Pejuang Indonesia Timur yang Gelorakan Persatuan di Awal Republik
Cerita Pasukan KNIL...
Cerita Pasukan KNIL yang Didominasi Pribumi Dikerahkan Belanda Berperang Lawan Jepang
Kisah Untung Suropati...
Kisah Untung Suropati Dihukum Cambuk dan Dipenjara Akibat Mencintai Anak Juragan Belanda
Eks Wamenaker Noel Resmi...
Eks Wamenaker Noel Resmi Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun Penjara
Ghana Sahkan RUU Anti-LGBT,...
Ghana Sahkan RUU Anti-LGBT, Membela Gay Bakal Dipenjara 5 Tahun
Kapal Perang Belanda...
Kapal Perang Belanda dan China Terlibat Konfrontasi di Laut China Selatan
Rekomendasi
Harga BYD M6 DM Dirilis:...
Harga BYD M6 DM Dirilis: Mulai Rp298 Juta, Klaim Irit 65 Km/Liter Setara Motor Matic
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
UBAYA Tantang SCU di...
UBAYA Tantang SCU di Final Putri, Perbanas Hadapi UKSW pada Puncak Campus League 2026
Berita Terkini
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
Unjuk Rasa Mahasiswa...
Unjuk Rasa Mahasiswa Bubar, Polisi Mulai Buka Jalan Jenderal Sudirman Arah Bundaran HI
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
Situ Rompong Tangsel...
Situ Rompong Tangsel Menyusut Tinggal 1,7 Hektare, Warga Duga Ada Maladminsitrasi
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
Ada Demo Mahasiswa,...
Ada Demo Mahasiswa, Rute Transjakarta Dialihkan
Infografis
China Tes 4,5 Juta Mobil...
China Tes 4,5 Juta Mobil Tanpa Pengemudi di Jalan Sibuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved