Besok Dilantik Jadi Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi Pilih Tak Tempati Rumah Dinas
Kamis, 25 Februari 2021 - 17:35 WIB
loading...
Wali Kota Surabaya, terpilih Eri Cahyadi memilih untuk menggelar acara khataman Al-Quran di kediamannya daerah Ketintang, Kota Surabaya. Foto/SINDOnews/Aan Haryono
A
A
A
SURABAYA - Wali Kota Surabaya terpilih Eri Cahyadi memilih untuk menggelar acara khataman Al-Quran di kediamannya daerah Ketintang, Kota Surabaya, Kamis (25/2/2021). Kegiatan ini digelar menjelang pelantikan sebagai Wali Kota Surabaya .
Baca juga: Tim Eri-Armudji Sebut Gugatan Machfud-Mujiaman Dipenuhi Prasangka
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari ikhtiar agar saat Eri menjabat wali kota, warga Surabaya diberikan ketenangan, kedamaian dan kesejahteraan. "Besok saya akan dilantik sebagai Wali Kota Surabaya . Kok kebetulan dilantik pas hari Jumat, sehingga hari ini Kamis saya bisa menggelar khataman Al-Quran,” kata Eri.
Ia melanjutkan, acara khataman di rumahnya ini tidak baru kali ini digelar atau saat menjelang pelantikan saja. Namun setiap Kamis keluarga mantan Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya ini selalu menggelar acara khataman Al-Quran.
Baca juga: Masuk Rumah Selingkuhan Jelang Subuh, Kepala Sekolah Tewas Dikeroyok 6 Petugas Ronda
"Awalnya, Abah saya yang selalu rutin menggelar khataman Al-Quran setiap hari Kamis. Lalu sejak dua tahun lalu, khataman Al-Quran ini saya teruskan. Jadi ini memang menjadi kebiasaan, istiqomah keluarga kami. Biasanya khataman Al-Quran kami gelar sebelum Subuh. Karena saya dapat ijazah dari kiai saya seperti itu," jelasnya.
Eri juga menyebut, jika nanti sudah menjadi wali kota, dirinya dan keluarganya akan tetap tinggal di rumahnya sendiri, tidak menetap di rumah dinas . Alasannya, rumah pribadinya saat ini sudah menjadi surga baginya. Baca juga: 500 Hektare Tanah Dirampas, Tangis Ratusan Warga Langkat Pecah di Pinggir Jalan
"Saya sudah merasa nyaman tinggal di rumah saya sendiri. Istilahnya baiti jannati, rumahku adalah surgaku. Rumah dinas nanti akan tetap ditempati, tapi hanya akan digunakan untuk acara-acara atau rapat-rapat khusus saja. Jadi kami sekeluarga akan tetap tinggal di rumah pribadi. Doakan kami sekeluarga agar bisa istiqomah melakukan kebaikan untuk Surabaya," jelasnya.
Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren An-Najiyah, Sidosermo, Surabaya, KH Mas Yusuf Muhajir yang memimpin khataman Al-Quran mengatakan, dirinya bersama santri-santrinya sudah dua tahun lebih rutin melakukan khataman Al-Quran di rumah keluarga Eri Cahyadi .
Baca juga: Tertipu Proyek, Bu Kades Bunisari Sikat Dana Desa Rp322 Juta untuk Bayar Utang
Namun untuk acara khataman Al-Quran kali ini, lanjutnya, karena ada momen pelantikan Eri Cahyadi sebagai Wali Kota Surabaya , dipanjatkan doa-doa khusus agar Eri bisa memimpin Surabaya dengan baik, amanah dan bisa membawa Surabaya lebih barokah. "Tadi kami panjatkan doa agar seluruh warga Surabaya, orang yang ada di Surabaya siapapun itu, orangnya diberikan kesejahteraan, ketenangan dan kedamaian," katanya.
Baca juga: Tim Eri-Armudji Sebut Gugatan Machfud-Mujiaman Dipenuhi Prasangka
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari ikhtiar agar saat Eri menjabat wali kota, warga Surabaya diberikan ketenangan, kedamaian dan kesejahteraan. "Besok saya akan dilantik sebagai Wali Kota Surabaya . Kok kebetulan dilantik pas hari Jumat, sehingga hari ini Kamis saya bisa menggelar khataman Al-Quran,” kata Eri.
Ia melanjutkan, acara khataman di rumahnya ini tidak baru kali ini digelar atau saat menjelang pelantikan saja. Namun setiap Kamis keluarga mantan Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya ini selalu menggelar acara khataman Al-Quran.
Baca juga: Masuk Rumah Selingkuhan Jelang Subuh, Kepala Sekolah Tewas Dikeroyok 6 Petugas Ronda
"Awalnya, Abah saya yang selalu rutin menggelar khataman Al-Quran setiap hari Kamis. Lalu sejak dua tahun lalu, khataman Al-Quran ini saya teruskan. Jadi ini memang menjadi kebiasaan, istiqomah keluarga kami. Biasanya khataman Al-Quran kami gelar sebelum Subuh. Karena saya dapat ijazah dari kiai saya seperti itu," jelasnya.
Eri juga menyebut, jika nanti sudah menjadi wali kota, dirinya dan keluarganya akan tetap tinggal di rumahnya sendiri, tidak menetap di rumah dinas . Alasannya, rumah pribadinya saat ini sudah menjadi surga baginya. Baca juga: 500 Hektare Tanah Dirampas, Tangis Ratusan Warga Langkat Pecah di Pinggir Jalan
"Saya sudah merasa nyaman tinggal di rumah saya sendiri. Istilahnya baiti jannati, rumahku adalah surgaku. Rumah dinas nanti akan tetap ditempati, tapi hanya akan digunakan untuk acara-acara atau rapat-rapat khusus saja. Jadi kami sekeluarga akan tetap tinggal di rumah pribadi. Doakan kami sekeluarga agar bisa istiqomah melakukan kebaikan untuk Surabaya," jelasnya.
Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren An-Najiyah, Sidosermo, Surabaya, KH Mas Yusuf Muhajir yang memimpin khataman Al-Quran mengatakan, dirinya bersama santri-santrinya sudah dua tahun lebih rutin melakukan khataman Al-Quran di rumah keluarga Eri Cahyadi .
Baca juga: Tertipu Proyek, Bu Kades Bunisari Sikat Dana Desa Rp322 Juta untuk Bayar Utang
Namun untuk acara khataman Al-Quran kali ini, lanjutnya, karena ada momen pelantikan Eri Cahyadi sebagai Wali Kota Surabaya , dipanjatkan doa-doa khusus agar Eri bisa memimpin Surabaya dengan baik, amanah dan bisa membawa Surabaya lebih barokah. "Tadi kami panjatkan doa agar seluruh warga Surabaya, orang yang ada di Surabaya siapapun itu, orangnya diberikan kesejahteraan, ketenangan dan kedamaian," katanya.
(eyt)
Lihat Juga :