Risma Berbagi Pengalaman Menghadapi Pandemi dalam Webinar IKA ITS
Senin, 18 Mei 2020 - 13:07 WIB
loading...
A
A
A
Kepemimpinan perempuan terasa lebih unik karena di waktu yang bersamaan tetap ada tuntutan untuk memenuhi tugas yang disebut sebagai kodrat. Dalam diskusi bertajuk ”Female Leadership: Managing Crisis in Covid-19, Between Roles in Life” tersebut Risma pun mengakui tidak mudah membagi peran sebagai pemimpin Surabaya sekaligus sebagai istri, ibu, dan nenek dalam keluarga.
”Ini yang berat. Karena kasus Corona ini menyangkut keselamatan warga, di rumah pun saya terpengaruh. Yang terjadi malah saya sekarang mengajak keluarga masuk ke dalam masalah yang saya hadapi. Ini sebelumnya tidak pernah saya lakukan karena saya selalu memisahkan dengan tegas antara urusan kerja dengan keluarga,” tutur Risma.
(Baca: Habiskan Rp1 T di Pilgub dan Pilpres, Sandi Mengaku Sedikit Bloon)
Pembicara lain dalam diskusi, yaitu Wakil Ketua Bidang Eksternal Komnas HAM Sandrayati Moniaga mengatakan bahwa menyeimbangkan peran berkaitan erat dengan pembagian waktu antara pekerjaan, lingkungan sosial di luar pekerjaan, dan keluarga. Akan tetapi pembagian waktu semacam itu tidak bisa dilakukan secara kaku.
”Kalau misalnya saya sudah di rumah dan ternyata ada sesuatu yang urgent berkaitan dengan pekerjaan, may tidak mau urusan keluarga mengalah dulu,” katanya.
”Ini yang berat. Karena kasus Corona ini menyangkut keselamatan warga, di rumah pun saya terpengaruh. Yang terjadi malah saya sekarang mengajak keluarga masuk ke dalam masalah yang saya hadapi. Ini sebelumnya tidak pernah saya lakukan karena saya selalu memisahkan dengan tegas antara urusan kerja dengan keluarga,” tutur Risma.
(Baca: Habiskan Rp1 T di Pilgub dan Pilpres, Sandi Mengaku Sedikit Bloon)
Pembicara lain dalam diskusi, yaitu Wakil Ketua Bidang Eksternal Komnas HAM Sandrayati Moniaga mengatakan bahwa menyeimbangkan peran berkaitan erat dengan pembagian waktu antara pekerjaan, lingkungan sosial di luar pekerjaan, dan keluarga. Akan tetapi pembagian waktu semacam itu tidak bisa dilakukan secara kaku.
”Kalau misalnya saya sudah di rumah dan ternyata ada sesuatu yang urgent berkaitan dengan pekerjaan, may tidak mau urusan keluarga mengalah dulu,” katanya.
Lihat Juga :