Risma Berbagi Pengalaman Menghadapi Pandemi dalam Webinar IKA ITS
Senin, 18 Mei 2020 - 13:07 WIB
loading...
Foto/tangkapan layar webinar IKA ITS
A
A
A
JAKARTA - Melelahkan. Begitu pengakuan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini soal pengalamannya menghadapi pandemi COVID-19 . Sejak Maret lalu setiap hari Risma mesti berjibaku dengan seabrek urusan yang berkaitan dengan kesehatan sampai dampak sosial ekonomi warganya. Risma merasa inilah ujian terberatnya selama 10 tahun menjabat wali kota
“Sudah banyak cobaan yang saya hadapi, mulai banjir, jatuhnya Airasia sampai aksi terorisme. Setiap cobaan beda penanganan dan saat inilah yang paling berat,” ujar Risma dalam webinar yang diselenggarakan Bidang Peranan Perempuan dan Millenial PP IKA ITS , akhir pekan lalu.
Risma mengungkapkan banyaknya permasalahan yang dihadapi dalam menangani masalah wabah corona. Saking banyaknya persoalan-persoalan tersebut menjadi kompleks. ”Saya biasanya tidak pernah kehabisan ide, sekarang saya tidak bisa berpikir masalah yang lain,” ujar alumnus Arsitektur ITS ini.
(Baca: Tanggal 22 Mei, Seluruh Anggota Polri Ditarik dari Pos Penjaga Batas Wilayah)
Pandemi COVID-19 yang berlangsung sejak Maret 2020 memang telah berdampak terhadap berbagai aspek kehidupan masyarakat. Dalam situasi inilah setiap kepemimpinan mendapatkan ujiannnya, tak terkecuali kepemimpinan seorang perempuan.
“Sudah banyak cobaan yang saya hadapi, mulai banjir, jatuhnya Airasia sampai aksi terorisme. Setiap cobaan beda penanganan dan saat inilah yang paling berat,” ujar Risma dalam webinar yang diselenggarakan Bidang Peranan Perempuan dan Millenial PP IKA ITS , akhir pekan lalu.
Risma mengungkapkan banyaknya permasalahan yang dihadapi dalam menangani masalah wabah corona. Saking banyaknya persoalan-persoalan tersebut menjadi kompleks. ”Saya biasanya tidak pernah kehabisan ide, sekarang saya tidak bisa berpikir masalah yang lain,” ujar alumnus Arsitektur ITS ini.
(Baca: Tanggal 22 Mei, Seluruh Anggota Polri Ditarik dari Pos Penjaga Batas Wilayah)
Pandemi COVID-19 yang berlangsung sejak Maret 2020 memang telah berdampak terhadap berbagai aspek kehidupan masyarakat. Dalam situasi inilah setiap kepemimpinan mendapatkan ujiannnya, tak terkecuali kepemimpinan seorang perempuan.
Lihat Juga :