Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

28 Pekerja Ilegal Diselundupkan ke Malaysia, Digagalkan TNI AL di Tanjung Kumpul

loading...
28 Pekerja Ilegal Diselundupkan ke Malaysia, Digagalkan TNI AL di Tanjung Kumpul
TNI AL berhasil menggagalkan penyelundupan 28 pekerja ilegal ke Malaysia, di perairan Tanjung Kumpul. Foto/Dok. Dinas Penerangan Koarmada I TNI AL
MEDAN - Upaya penyelundupan 28 pekerja ilegal asal Indonesia, ke Malaysia, berhasil digagalkan Tim Fleet One Quick Response (F1QR) Pangkalan TNI AL Tanjung Balai Asahan, Lantamal I, Koarmada I.

Baca juga: Ditipu, Calon TKI asal Majalengka Jebloskan 3 Penyalur Ilegal ke Tahanan

Upaya penggagalan pengiriman pekerja ilegal itu berhasil dilakukan, setelah kapal yang membawa para pekerja ilegal ditangkap di Perairan Tanjung Kumpul, Sumatera Utara, pada Minggu (21/02/21) pagi.





"Minggu (21/2/2021) pagi sekitar pukul 05.30 WIB, Tim F1QR Lanal Tanjung Balai Asahan, yang berada di Wilayah Kerja Lantamal I melakukan pengejaran terhadap satu kapal nelayan yang di duga membawa pekerja ilegal dari Tanjung Balai, menuju Malaysia," ujar Komandan Pangkalan TNI AL (Lanal) Tanjung Balai Asahan, Letkol Laut (P) Robinson Hendrik Etwiory.

Baca juga: Ketua Umum Granat, Henry Yosodiningrat: Jangan Ada Lagi Polisi Terjerat Narkoba

Hendrik memaparkan, kapal yang membawa para pekerja ilegal ini merupakan kapal berjenis cumi dengan bobot kurang lebih 7 GT (Gross Ton). Kapal tersebut diawaki oleh satu orang nahkoda dan empat orang Anak Buah Kapal (ABK).

Pada saat pemeriksaan, kapal nelayan cumi tanpa nama tersebut membawa 28 orang yang terdiri dari 16 orang laki-laki, 11 orang perempuan dewasa, serta satu balita perempuan yang diduga akan berangkat ke Malaysia, untuk dipekerjakan secara ilegal ," terangnya.

Baca juga: Pertama di Blitar, Usai Divaksin Nakes RSUD Ngudi Waluyo Meninggal Positif COVID-19
halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top