Senin Pertama PSBB Malang Raya, Antrian Kendaraan Mengular
Senin, 18 Mei 2020 - 08:48 WIB
loading...
Antrian kendaraan bermotor mengular di pintu masuk Kota Malang, yang ada di Jalan Raya Balearjosari, karena ada kegiatan pemeriksaan terkait pelaksanaan PSBB. Foto/SINDOnews/Yuswantoro
A
A
A
MALANG - Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB ) Malang Raya, sudah memasuki hari ke-2. Berbeda dengan pelaksanaan hari pertama Minggu (17/5/2020) yang lalulintasnya lengang, di hari kedua Senin (18/5/2020) jalur lalulintas sangat padat.
(Baca juga: Hari Pertama Pelaksanaan PSBB Jalur Masuk Kota Malang Lengang )
Antrian kendaraan bermotor nampak mengular di pintu masuk sisi utara Kota Malang, tepatnya di Jalan Raya Balearjosari. Antrian terjadi sejak pagi sekitar pukul 07.00 WIB, dan masih terasa hingga pukul 08.30 WIB.
Seperti pelaksanaan hari pertama, pada hari kedua ini jalur masuk Kota Malang, juga dibagi dua lajur. Tujuannya, agar arus lalulinta dapat berjalan lancar. Namun, tingginya volume kendaraan yang masuk kota, membuat kemacetan lalulintas tidak bisa dihindari lagi.
Masih banyak warga dari wilayah Kecamatan Singosari, Kecamatan Lawang, Kecamatan Karangploso, dan wilayah lain di Kabupaten Malang, yang masuk melintas di Kota Malang, untuk bekerja.
Perusahaan-perusahaan yang ada di Kota Malang, masih belum meliburkan karyawannya, sehingga aktivitas para pekerja ini tetap berjalan seperti hari biasanya. "Kantor saya belum libur, meskipun ada PSBB ," ujar Wahyuniar (42) warga Singosari, yang bekerja di Kota Malang.
(Baca juga: Hari Pertama Pelaksanaan PSBB Jalur Masuk Kota Malang Lengang )
Antrian kendaraan bermotor nampak mengular di pintu masuk sisi utara Kota Malang, tepatnya di Jalan Raya Balearjosari. Antrian terjadi sejak pagi sekitar pukul 07.00 WIB, dan masih terasa hingga pukul 08.30 WIB.
Seperti pelaksanaan hari pertama, pada hari kedua ini jalur masuk Kota Malang, juga dibagi dua lajur. Tujuannya, agar arus lalulinta dapat berjalan lancar. Namun, tingginya volume kendaraan yang masuk kota, membuat kemacetan lalulintas tidak bisa dihindari lagi.
Masih banyak warga dari wilayah Kecamatan Singosari, Kecamatan Lawang, Kecamatan Karangploso, dan wilayah lain di Kabupaten Malang, yang masuk melintas di Kota Malang, untuk bekerja.
Perusahaan-perusahaan yang ada di Kota Malang, masih belum meliburkan karyawannya, sehingga aktivitas para pekerja ini tetap berjalan seperti hari biasanya. "Kantor saya belum libur, meskipun ada PSBB ," ujar Wahyuniar (42) warga Singosari, yang bekerja di Kota Malang.

Lihat Juga :