2020 Kasus DBD Meningkat 10 %, Sleman Luncurkan Program Si Wolbachia
Rabu, 17 Februari 2021 - 02:39 WIB
loading...
A
A
A
Wolbachia juga dinilai efektif dalam menurunkan penularan virus dengue. “Adanya kenaikan jumlah kasus DBD ini, maka penerapan teknologi nyamuk Aedes aegypti ber-Wolbachia sangat dibutuhkan. Sehingga dengan program ini diharapkan kasus DBD di Sleman dapat di tekan.” .kata Joko, Selasa (16/2/2021).
Sedangkan upaya lainnya, yakni dengan membentuk kelompok kerja operasional (Pokjanal), terutama dalam pemberantasan sarang nyamuk (PSN) di lingkungan dan perumahan dan gerakan jumlah bersih. Ketua Yayasan Tahija, Trihadi Saptoadi mengatakan Wolbachia ini terbukti menurunkan 77% kasus DBD dari hasil efikasi di Kota Yogyakarta.
Sleman sendiri akan menjadi wilayah pertama dalam implementasi program ini. “Jadi bukan hanya untuk menekan kasus, tapi juga implementasi dan kita harapkan menjadi role model bagi wilayah lain,” katanya. Baca juga: Masuki Musim Hujan, Warga Diimbai Waspada Penyakit BDB
Team Leader WMP, Riris Andono Ahmad menambahkan selain memiliki kemanjuran sebesar 77%. teknologi program Wolbachia tersebut dinilai aman dan ramah lingkungan serta mampu bertahan dalam jangka waktu yang lama.
Bupati Sleman Sri Purnomo menyampaikan apresiasinya terhadap peluncuran program Si Wolly Nyaman. Ia berharap program tersebut dapat memberikan hasil yang efektif dalam mengendalikan serta menghindarkan masyarakat dari kasus DBD . “Namun yang juga harus menjadi perhatian yakni, budaya hidup bersih dan sehat di masyarakat,” kata Sri Purnomo.
Sedangkan upaya lainnya, yakni dengan membentuk kelompok kerja operasional (Pokjanal), terutama dalam pemberantasan sarang nyamuk (PSN) di lingkungan dan perumahan dan gerakan jumlah bersih. Ketua Yayasan Tahija, Trihadi Saptoadi mengatakan Wolbachia ini terbukti menurunkan 77% kasus DBD dari hasil efikasi di Kota Yogyakarta.
Sleman sendiri akan menjadi wilayah pertama dalam implementasi program ini. “Jadi bukan hanya untuk menekan kasus, tapi juga implementasi dan kita harapkan menjadi role model bagi wilayah lain,” katanya. Baca juga: Masuki Musim Hujan, Warga Diimbai Waspada Penyakit BDB
Team Leader WMP, Riris Andono Ahmad menambahkan selain memiliki kemanjuran sebesar 77%. teknologi program Wolbachia tersebut dinilai aman dan ramah lingkungan serta mampu bertahan dalam jangka waktu yang lama.
Bupati Sleman Sri Purnomo menyampaikan apresiasinya terhadap peluncuran program Si Wolly Nyaman. Ia berharap program tersebut dapat memberikan hasil yang efektif dalam mengendalikan serta menghindarkan masyarakat dari kasus DBD . “Namun yang juga harus menjadi perhatian yakni, budaya hidup bersih dan sehat di masyarakat,” kata Sri Purnomo.
(don)
Lihat Juga :