Kabar Baik, Kekhawatiran Warga Soal Penanganan COVID-19 di Jabar Menurun
Selasa, 16 Februari 2021 - 10:29 WIB
loading...
A
A
A
Dalam sepekan terakhir, lanjut Uu, Jabar pun menambah tempat tidur ruang isolasi sebanyak 1.286 tempat tidur untuk mengantisipasi lonjakan kasus. Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Jabar pun terus berupaya meningkatkan angka pengetesan.
"Sampai 14 Februari 2021, total sampling adalah 1.032.854 dari kurang lebih 50 juta penduduk," sebutnya.
Uu menambahkan, sejumlah kriteria penanganan COVID-19 lainnya di Jabar juga membaik. Per 14 Februari 2021, tingkat kasus aktif COVID-19 berada di angka 14,47 persen atau menurun dari pekan sebelumnya.
Selain itu, per 14 Februari 2021, case recovery rate (CRR) atau tingkat kesembuhan pasien COVID-19 di Jabar sebesar 84,31 persen atau meningkat dari pekan sebelumnya.
Adapun tingkat kematian (case fatality rate/CFR) per 14 Februari 2021 berada di angka 1,21 persen atau lebih rendah dari angka nasional yang mencapai 2,7 persen.
"Sedangkan angka reroduksi efektif (Rt) di Jabar per 10 Februari 2021 adalah 0,39 dengan rata-rata 14 hari terakhir sebesar 1,37," sebut Uu.
Terkait level kewaspadaan, berdasarkan data periode 1 hingga 7 Februari 2021, terdapat satu daerah dengan risiko tinggi penularan COVID-19 atau zona merah, yakni Kota Bogor. Sementara 22 daerah lainnya berstatus risiko sedang atau zona kuning dan empat daerah berstatus zona hijau atau risiko rendah, yakni Kabupaten Sukabumi, Majalengka, Sumedang, dan Subang.
Terkait vaksinasi COVID-19 di Jabar, Uu menegaskan bahwa pihaknya menargetkan vaksinasi tahap I bagi tenaga kesehatan di Jabar akan selesai pada pekan ketiga Februari 2021 yang bakal dilanjutkan ke tahap II bagi petugas publik dan lansia.
"Sampai 14 Februari 2021, total sampling adalah 1.032.854 dari kurang lebih 50 juta penduduk," sebutnya.
Uu menambahkan, sejumlah kriteria penanganan COVID-19 lainnya di Jabar juga membaik. Per 14 Februari 2021, tingkat kasus aktif COVID-19 berada di angka 14,47 persen atau menurun dari pekan sebelumnya.
Selain itu, per 14 Februari 2021, case recovery rate (CRR) atau tingkat kesembuhan pasien COVID-19 di Jabar sebesar 84,31 persen atau meningkat dari pekan sebelumnya.
Adapun tingkat kematian (case fatality rate/CFR) per 14 Februari 2021 berada di angka 1,21 persen atau lebih rendah dari angka nasional yang mencapai 2,7 persen.
"Sedangkan angka reroduksi efektif (Rt) di Jabar per 10 Februari 2021 adalah 0,39 dengan rata-rata 14 hari terakhir sebesar 1,37," sebut Uu.
Terkait level kewaspadaan, berdasarkan data periode 1 hingga 7 Februari 2021, terdapat satu daerah dengan risiko tinggi penularan COVID-19 atau zona merah, yakni Kota Bogor. Sementara 22 daerah lainnya berstatus risiko sedang atau zona kuning dan empat daerah berstatus zona hijau atau risiko rendah, yakni Kabupaten Sukabumi, Majalengka, Sumedang, dan Subang.
Terkait vaksinasi COVID-19 di Jabar, Uu menegaskan bahwa pihaknya menargetkan vaksinasi tahap I bagi tenaga kesehatan di Jabar akan selesai pada pekan ketiga Februari 2021 yang bakal dilanjutkan ke tahap II bagi petugas publik dan lansia.
Lihat Juga :