Cetak Sejarah, Akhyar Jabat Wali Kota Medan Tersingkat Hanya 6 Hari
Jum'at, 12 Februari 2021 - 04:30 WIB
loading...
Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi melantik Akhyar Nasution sebagai Walikota Medan definitif sisa masa jabatan 2016-2021, di Aula Tengku Rizal Nurdin, Kamis (11/2/2021). Sebelumnya, Akhyar menjabat sebagai Wakil Walikota sekaligus Plt Walikota Medan sejak Okto
A
A
A
MEDAN - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi melantik Akhyar Nasution sebagai Walikota Medan definitif sisa masa jabatan 2016-2021, di Aula Tengku Rizal Nurdin, Kamis (11/2/2021). Sebelumnya, Akhyar menjabat sebagai Wakil Walikota sekaligus Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Medan sejak Oktober 2019.
Pelantikan ini akan menjadi catatan sejarah, dimana jabatan kepala daerah definitif, menggantikan pejabat sebelumnya di satu periode, hanya beberapa hari saja yaknni 6 hari, sebelum masa bakti berakhir pada 16 Februari 2021.
Baca juga: Bobby Nasution Dukung Pengangkatan Akhyar Sebagai Wali Kota Definitif
Pengesahan tersebut berdasarkan Keputusan Mendagri Nomor 131.12-212/2021 tentang Pengesahan Pengangkatan Walikota dan Pengesahan Pemberhentian Walikota Medan.
Gubernur Sumut dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Akhyar Nasution yang akan menghabiskan sisa jabatan sebagai Walikota Medan defenitif hingga beberapa hari ke depan. Sebab, sejak masalah yang menimpa kepala daerah, Akhyar yang kemudian melanjutkan kepemimpinan hingga 16 Februari 2021.
“Walau pun singkat, tetapi dalam menjalankan amanah ini bukan soal waktu. Tetapi apa yang bisa dibuat dengan tulus dan ikhlas. Secara fisik pastinya dengan waktu yang singkat ini sulit. Tetapi mendoakan rakyatnya adalah kegiatan yang paling mulia sebagai pemimpin terhadap rakyatnya,” sebut Gubernur, yang hadir bersama Wakil Gubernur Sumut, Musa Rajekshah.
Baca juga: Medan Gempar, Mobil Polisi Mendadak Terbakar di Underpass Titikuning
Selain itu, Gubernur juga menyampaikan terima kasih kepada Nurul Khairani Akhyar yang selama ini telah mendampingi Akhyar Nasution sejak dilantik sebagai Wakil Walikota, Plt Walikota hingga Walikota Medan yang akan segera berakhir dalam beberapa hari ke depan. “Saya tahu begitu sulit menjalankan amanah ini. Terima kasih Akhyar yang telah menjalankan amanahnya dengan sepenuh hati dan kerelaan,” ungkapnya.
Edy juga menekankan bahwa meskipun singkat, apapun dan siapapun orangnya, hal ini adalah sejarah. Pelantikan ini menjadi gambaran sekaligus catatan tentang nama Akhyar Nasution yang telah menjadi Walikota Medan.
Baca juga: Temui Kapolda Bawa Celurit dan Kapak, Pria Ini Minta Rujuk dengan Polwan
“Karena itu yang masih bisa kita banggakan, sampai akhirnya kita bisa mempertahankan kredibilitasnya. Kepada Akhyar dan Ibu (istri), jangan pernah berhenti mengabdi kepada bangsa ini. Masih banyak pekerjaan yang bisa kita lakukan. Semoga kemudahan Allah selalu menyertai kita semua,” ujarnya.
Sementara, Walikota Medan Akhyar Nasution usai dilantik menyampaikan, tugasnya dalam beberapa hari ke depan sebelum masa jabatan berakir, adalah menyiapkan kelengkapan administrasi ABPD Kota Medan. Kemudian bagaimana menjaga keharmonisan warga Kota Medan yang selama ini terbilang sangat baik.
“Saya memohon maaf kepada semua warga Kota Medan atas apa yang belum berkenan bagi warga, dan apa yang belum sempat kami kerjakan. Apa yang sudah kami kerjakan, silakan dinikmati,” pungkasnya.
Baca juga: Tak Puas Cabuli Ibu hingga Hamil, Pria Ini Ikut Garap Anaknya Berkali-kali
Usai pelantikan yang menerapkan protokol kesehatan secara ketat tersebut, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah, Ketua TP PKK Sumut Nawal Lubis, dan Wakil Ketua I TP PKK Sumut Sri Ayu Mihari memberikan ucapan selamat kepada Walikota Medan Akhyar Nasution dan istri, serta foto bersama.
Pelantikan ini akan menjadi catatan sejarah, dimana jabatan kepala daerah definitif, menggantikan pejabat sebelumnya di satu periode, hanya beberapa hari saja yaknni 6 hari, sebelum masa bakti berakhir pada 16 Februari 2021.
Baca juga: Bobby Nasution Dukung Pengangkatan Akhyar Sebagai Wali Kota Definitif
Pengesahan tersebut berdasarkan Keputusan Mendagri Nomor 131.12-212/2021 tentang Pengesahan Pengangkatan Walikota dan Pengesahan Pemberhentian Walikota Medan.
Gubernur Sumut dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Akhyar Nasution yang akan menghabiskan sisa jabatan sebagai Walikota Medan defenitif hingga beberapa hari ke depan. Sebab, sejak masalah yang menimpa kepala daerah, Akhyar yang kemudian melanjutkan kepemimpinan hingga 16 Februari 2021.
“Walau pun singkat, tetapi dalam menjalankan amanah ini bukan soal waktu. Tetapi apa yang bisa dibuat dengan tulus dan ikhlas. Secara fisik pastinya dengan waktu yang singkat ini sulit. Tetapi mendoakan rakyatnya adalah kegiatan yang paling mulia sebagai pemimpin terhadap rakyatnya,” sebut Gubernur, yang hadir bersama Wakil Gubernur Sumut, Musa Rajekshah.
Baca juga: Medan Gempar, Mobil Polisi Mendadak Terbakar di Underpass Titikuning
Selain itu, Gubernur juga menyampaikan terima kasih kepada Nurul Khairani Akhyar yang selama ini telah mendampingi Akhyar Nasution sejak dilantik sebagai Wakil Walikota, Plt Walikota hingga Walikota Medan yang akan segera berakhir dalam beberapa hari ke depan. “Saya tahu begitu sulit menjalankan amanah ini. Terima kasih Akhyar yang telah menjalankan amanahnya dengan sepenuh hati dan kerelaan,” ungkapnya.
Edy juga menekankan bahwa meskipun singkat, apapun dan siapapun orangnya, hal ini adalah sejarah. Pelantikan ini menjadi gambaran sekaligus catatan tentang nama Akhyar Nasution yang telah menjadi Walikota Medan.
Baca juga: Temui Kapolda Bawa Celurit dan Kapak, Pria Ini Minta Rujuk dengan Polwan
“Karena itu yang masih bisa kita banggakan, sampai akhirnya kita bisa mempertahankan kredibilitasnya. Kepada Akhyar dan Ibu (istri), jangan pernah berhenti mengabdi kepada bangsa ini. Masih banyak pekerjaan yang bisa kita lakukan. Semoga kemudahan Allah selalu menyertai kita semua,” ujarnya.
Sementara, Walikota Medan Akhyar Nasution usai dilantik menyampaikan, tugasnya dalam beberapa hari ke depan sebelum masa jabatan berakir, adalah menyiapkan kelengkapan administrasi ABPD Kota Medan. Kemudian bagaimana menjaga keharmonisan warga Kota Medan yang selama ini terbilang sangat baik.
“Saya memohon maaf kepada semua warga Kota Medan atas apa yang belum berkenan bagi warga, dan apa yang belum sempat kami kerjakan. Apa yang sudah kami kerjakan, silakan dinikmati,” pungkasnya.
Baca juga: Tak Puas Cabuli Ibu hingga Hamil, Pria Ini Ikut Garap Anaknya Berkali-kali
Usai pelantikan yang menerapkan protokol kesehatan secara ketat tersebut, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah, Ketua TP PKK Sumut Nawal Lubis, dan Wakil Ketua I TP PKK Sumut Sri Ayu Mihari memberikan ucapan selamat kepada Walikota Medan Akhyar Nasution dan istri, serta foto bersama.
(nic)
Lihat Juga :