Viral Video Pesta Tanpa Prokes di Sidrap, Pemkab Minta Diusut
Rabu, 10 Februari 2021 - 15:45 WIB
loading...
Sekertaris Daerah (Sekda) Sidrap, Sudirman Bungi. Foto: Istimewa
A
A
A
SIDRAP - Video berdurasi 19 detik yang menggelar pesta tanpa protokol kesehatan (prokes), yang terjadi di Kabupaten Sidrap viral di media sosial.
Video diduga digelar di kediaman yang terletak di Jalan Jalur Dua, Kelurahan Pangkajene, Kecamatan Maritengngae, kediaman salah satu pengusaha di Sidrap, yang menggelar hajatan perpisahan pindahan rumah selama dua hari.
Hal itu dibenarkan Anwar, salah satu warga yang mengaku sempat menghadiri hajatan pengusaha tersebut. "Acaranya berlangsung dua hari, dan puncaknya Selasa (09/02/2021) kemarin," kata dia, Rabu (10/02/2021).
Baca Juga: Ibu Rumah Tangga di Sidrap Sembunyikan Hampir 1 Kg Sabu di Sawah
Anwar mengatakan, tamu undangan yang hadir tak hanya dari kalangan tetangga, tapi juga ada yang datang dari daerah lain. "Acaranya hajatan pindahan rumah," kata dia.
Meski tanpa prokes, kata Anwar lagi, saat hajatan berlangsung tidak seorang pun petugas dari pengawas Covid-19 yang mengatur jalannya acara, sehingga kerumunan tidak dapat dihindari.
"Tidak ada petugas Covid-19 yang kami lihat, sehingga kerumunan dan banyak tamu undangan tidak menggunakan masker ," ungkap Anwar.
Video diduga digelar di kediaman yang terletak di Jalan Jalur Dua, Kelurahan Pangkajene, Kecamatan Maritengngae, kediaman salah satu pengusaha di Sidrap, yang menggelar hajatan perpisahan pindahan rumah selama dua hari.
Hal itu dibenarkan Anwar, salah satu warga yang mengaku sempat menghadiri hajatan pengusaha tersebut. "Acaranya berlangsung dua hari, dan puncaknya Selasa (09/02/2021) kemarin," kata dia, Rabu (10/02/2021).
Baca Juga: Ibu Rumah Tangga di Sidrap Sembunyikan Hampir 1 Kg Sabu di Sawah
Anwar mengatakan, tamu undangan yang hadir tak hanya dari kalangan tetangga, tapi juga ada yang datang dari daerah lain. "Acaranya hajatan pindahan rumah," kata dia.
Meski tanpa prokes, kata Anwar lagi, saat hajatan berlangsung tidak seorang pun petugas dari pengawas Covid-19 yang mengatur jalannya acara, sehingga kerumunan tidak dapat dihindari.
"Tidak ada petugas Covid-19 yang kami lihat, sehingga kerumunan dan banyak tamu undangan tidak menggunakan masker ," ungkap Anwar.
Lihat Juga :