Soal Buku Kutip Situs Porno, Guru: Kemendikbud Harus Hati-hati Beri Izin
Rabu, 10 Februari 2021 - 08:41 WIB
loading...
Soal Buku Kutip Situs Porno, Guru: Kemendikbud Harus Hati-hati Beri Izin. Foto/Arif
A
A
A
BANDUNG - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) diminta berhati-hati memberikan izin kepada penerbit pembuat buku mata pelajaran siswa sehingga kasus kutipan situs porno mata pelajaran sosiologi tidak terulang.
Ketua Guru Mata Pelajaran Sosiologi Jawa Barat Iwan Hermawan meminta, kasus buku mata pelajaran yang mengutip situs porno mesti menjadi pelajaran berharga. Sikap kehati-hatian dalam memberi izin dan menerbitkan buku bisa lebih diperketat lagi.
"Kemendikbud kami minta berhati-hati dalam memberi izin penerbitan buku mata pelajaran, apalagi yang merujuk ke situs tertentu," jelas Iwan, Rabu (10/2/2021).
Diberitakan sebelumnya, buku mata pelajaran Sosiologi kelas III SMA mengutip situs porno. Situs tersebut dipromosikan dan ditulis secara lengkap pada mata pelajaran yang menginformasikan Kampung Naga, Tasikmalaya.
Baca juga: Astaga! Buku Sosiologi Kelas III SMA Promosikan Situs Porno
Ketua Guru Mata Pelajaran Sosiologi Jawa Barat Iwan Hermawan meminta, kasus buku mata pelajaran yang mengutip situs porno mesti menjadi pelajaran berharga. Sikap kehati-hatian dalam memberi izin dan menerbitkan buku bisa lebih diperketat lagi.
"Kemendikbud kami minta berhati-hati dalam memberi izin penerbitan buku mata pelajaran, apalagi yang merujuk ke situs tertentu," jelas Iwan, Rabu (10/2/2021).
Diberitakan sebelumnya, buku mata pelajaran Sosiologi kelas III SMA mengutip situs porno. Situs tersebut dipromosikan dan ditulis secara lengkap pada mata pelajaran yang menginformasikan Kampung Naga, Tasikmalaya.
Baca juga: Astaga! Buku Sosiologi Kelas III SMA Promosikan Situs Porno
Lihat Juga :