Presiden Jokowi Puji Penanganan COVID-19 dan Ekonomi di Sulsel
Selasa, 09 Februari 2021 - 21:31 WIB
loading...
A
A
A
Data angka kematian pun saat ini berada di level 1,5%, lebih rendah dari angka kematian secara nasional, 2,9%. Kondisi ini juga terlihat dari nilai Rt atau angka reproduksi yang berada di bawah 1, yakni 0.79, yang menandakan bahwa covid terkendali.
Baca juga: Bertemu Investor, Gubernur Bakal Jadikan Sulsel Lumbung Daging Nasional
“Dalam rapat koordinasi bersama sejumlah gubernur, Presiden Jokowi memuji penanganan COVID-19 di Sulawesi Selatan, yang terlihat dari sejumlah data pendukung,” kata Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah , melalui Juru Bicaranya, Veronica Moniaga, usai pertemuan dengan Presiden Jokowi, di Istana Negara, Selasa, 9 Februari 2021.
Presiden juga meminta daerah lainnya untuk mengikuti apa yang dilakukan di Sulsel, tracing, tracking dan testing-nya lebih diperkuat. Gubernur Nurdin Abdullah juga mengatakan bahwa Presiden Jokowi meminta agar proses vaksinasi di seluruh wilayah dimaksimalkan dan dipercepat, sehingga kekebalan imun dapat meningkat.
Bahkan Presiden menambahkan agar program vaksinasi di daerah, fokus pada warga yang rentan tertular dan menularkan COVID-19 , baik itu tenaga kesehatan, para warga yang beraktivitas di keramaian seperti di pasar.
Baca juga: Bertemu Investor, Gubernur Bakal Jadikan Sulsel Lumbung Daging Nasional
“Dalam rapat koordinasi bersama sejumlah gubernur, Presiden Jokowi memuji penanganan COVID-19 di Sulawesi Selatan, yang terlihat dari sejumlah data pendukung,” kata Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah , melalui Juru Bicaranya, Veronica Moniaga, usai pertemuan dengan Presiden Jokowi, di Istana Negara, Selasa, 9 Februari 2021.
Presiden juga meminta daerah lainnya untuk mengikuti apa yang dilakukan di Sulsel, tracing, tracking dan testing-nya lebih diperkuat. Gubernur Nurdin Abdullah juga mengatakan bahwa Presiden Jokowi meminta agar proses vaksinasi di seluruh wilayah dimaksimalkan dan dipercepat, sehingga kekebalan imun dapat meningkat.
Bahkan Presiden menambahkan agar program vaksinasi di daerah, fokus pada warga yang rentan tertular dan menularkan COVID-19 , baik itu tenaga kesehatan, para warga yang beraktivitas di keramaian seperti di pasar.
Lihat Juga :