Nurdin Abdullah Ajak Dialog Masyarakat Pantai Bara Bulukumba

Minggu, 07 Februari 2021 - 14:25 WIB
loading...
Nurdin Abdullah Ajak Dialog Masyarakat Pantai Bara Bulukumba
Gubernur Sulsel, Prof HM Nurdin Abdullah mengunjungi objek wisata Pantai Bara, Kabupaten Bulukumba pada Rabu, 3 Februari 2021 serta mengajak dialog warga. Foto/Ist
A A A
BULUKUMBA - Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Prof HM Nurdin Abdullah mengunjungi objek wisata Pantai Bara, Kabupaten Bulukumba pada Rabu, 3 Februari 2021. Dia mengajak dialog masyarakat sekitar dan juga para tokoh masyarakat di pulau terdekat. Hal ini dilakukan untuk mengetahui kebutuhan masyarakat.

Baca juga: Vaksin COVID-19 Kedua, Nurdin Abdullah Yakin Terbentuk Antibodi

Menurut Nurdin, di Bulukumba, objek wisata bahari yang patut dikembangkan adalah Pantai Bira. Pembenahan Pantai Bira terintegrasi dengan pulau-pulau yang ada di sekitar. Terutama penataan pesisir supaya tidak kelihatan kumuh.

Baca juga: Duh Ternyata 2 Rumah Pompa Tak Dihidupkan saat Semarang Dikepung Banjir

Hal lainnya, mengendalikan pembangunan vila pribadi, agar ditata dengan baik. Karena beberapa kawasan sini masuk kawasan hutan lindung. Modal utama berupa infrastruktur jalan sudah tuntas dibangun.

Menurutnya, komunikasi dengan masyarakat adalah kunci mengurai masalah dan menemukan penyelesaiannya. Sebagai cara yang efektif bagi pemimpin untuk memastikan apa yang direncanakan merupakan kebutuhan. Sehingga ke lapangan bertemu masyarakat untuk mengetahui kebutuhan prioritas.

"Saya setiap ke daerah pasti berdialog dengan masyarakat. Menyampaikan berbagai hal, dan saya kira itu kesempatan yang baik. Saya mencoba mendengar masukan dan keluhan. Kalau itu tanggung jawab saya sampaikan ke Pak Bupati, kalau itu tanggung jawab provinsi langsung kita tindak lanjuti," kata Nurdin dikutip Minggu (7/2/2021).

Salah seorang tokoh masyarakat yang ditemui, Jafar Liwang, yang merupakan tokoh masyarakat di Pulau Liukang, di Kecamatan Bonto Bahari.

"Kami dari pulau minta pembenahan sumber daya manusia, kesehatan, peningkatan pariwisata dan segala penunjang. Termasuk untuk pengamanan terumbu karang agar tetap awet," sebutnya.

Hal lain yang disampaikan ke gubernur adalah permintaan pembukaan jalan ke destinasi belakang pulau. Untuk tenaga medis ia menyampaikan belum maksimal, sebab pada saat akan melahirkan, warga harus diantar ke daratan utama. Kendalanya, kadang alam tidak bersahabat dengan adanya ombak.

"Soal pendidikan hanya ada SMP, pembangunan fisik normal, namun kondisi belajar mengajar tidak normal karena kekurangan tenaga pendidik," tambahnya. Pantai Liukang Loe adalah sebuah pulau kecil yang terletak tidak jauh dari daratan Sulawesi dan terletak persis di depan Pantai Bira dan Pantai Bara.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1552 seconds (10.55#12.26)