Jelang Musda Partai Demokrat Jatim, Pengamat: Pemimpin Tidak Harus dari Kaum Muda
Senin, 08 Februari 2021 - 10:01 WIB
loading...
Emil Dardak (kiri) dan Bayu Airlangga.Foto/dok.sebelum pandemi
A
A
A
SURABAYA - Dua sosok muda, Emil Elestianto Dardak dan Bayu Airlangga, dijagokan memimpin DPD Partai Demokrat (PD) Jatim lewat Musyawarah Daerah (Musda) VI, 15 Februari mendatang. Emil Dardak selain menjabat Wakil Gubernur Jatim, saat ini adalah Plt Ketua DPD PD Jatim. Sedangkan Bayu tercatat sebagai Sekretaris DPD PD Jatim sekaligus Wakil Ketua Komisi A DPRD Jatim.
Pertanyaannya, Haruskah Partai Demokrat Jatim dinakhodai sosok muda? Menurut Pengamat Komunikasi Politik asal Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Suko Widodo , Demokrat Jatim pasca dipimpin Soekarwo alias Pakde Karwo butuh pemimpin yang berorientasi milenial.
“Berorientasi milenial berorientasi masa depan, itu tidak harus orang muda, orang tua pun bisa. Orientasi milenial ya, bukan muda. Tapi orientasi masa depan, tak peduli siapa pun dia,” kata Suko, Senin (8/2/2021).
Baca juga: Kampung Tangguh di Jawa Timur Embrio PPKM Mikro Berbasis Partisipasi Masyarakat
Selain berorientasi milenial, lanjut Suko, pemimpin PD Jatim harus mempunyai kecerdasan sosial serta relationship dengan masyarakat. “Bukan sekadar pidato, bukan sekadar terkenal, tapi dia memiliki jaringan enggak? Jadi yang bagus adalah mereka yang punya jaringan sosial. Pakde Karwo bisa jadi cerminan, dia punya komunikasi dan relationship yang bagus,” jelasnya.
Pertanyaannya, Haruskah Partai Demokrat Jatim dinakhodai sosok muda? Menurut Pengamat Komunikasi Politik asal Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Suko Widodo , Demokrat Jatim pasca dipimpin Soekarwo alias Pakde Karwo butuh pemimpin yang berorientasi milenial.
“Berorientasi milenial berorientasi masa depan, itu tidak harus orang muda, orang tua pun bisa. Orientasi milenial ya, bukan muda. Tapi orientasi masa depan, tak peduli siapa pun dia,” kata Suko, Senin (8/2/2021).
Baca juga: Kampung Tangguh di Jawa Timur Embrio PPKM Mikro Berbasis Partisipasi Masyarakat
Selain berorientasi milenial, lanjut Suko, pemimpin PD Jatim harus mempunyai kecerdasan sosial serta relationship dengan masyarakat. “Bukan sekadar pidato, bukan sekadar terkenal, tapi dia memiliki jaringan enggak? Jadi yang bagus adalah mereka yang punya jaringan sosial. Pakde Karwo bisa jadi cerminan, dia punya komunikasi dan relationship yang bagus,” jelasnya.
Lihat Juga :