Polisi Usut Pemalsuan Suket Rapid Antigen Puskesmas di Makassar
Selasa, 02 Februari 2021 - 16:11 WIB
loading...
A
A
A
"Kami koordinasi dengan otoritas bandara memang hanya suket yang diamankan. Jadi penumpang ini sudah melakukan perjalanan. Sementara kami masih komunikasi dengan penumpang ini untuk diambil keterangannya darimana diambil suket itu," tegas Jamal.
Kanit Reskrim Polsek Panakkukang, Iptu Iqbal Usman mengatakan penyelidikan kasus tersebut masih berjalan. Petugas telah mengantongi identitas pengguna suket rapid antigen palsu. Pelaku diketahui berasal dari Kota Makassar.
"Perbangan transit Jakarta menuju Kalimantan," imbuhnya.
Baca Juga: Pemprov Sulsel Siapkan Rapid Test Antigen Gratis di Bandara Sultan Hasanuddin
Dia menyampaikan sejauh ini pihaknya telah memeriksa empat orang saksi, antara lain petugas Puskesmas Pampang dan otoritas bandara. Khusus terlapor diakui Iqbal masih menunggu kepulangannya ke Makassar. "Sudah dikomunikasikan untuk dimintai keterangan," paparnya.
Mantan Kanit Reskrim Polsek Rappocini ini menyatakan suket rapid antigen yang dipalsukan juga telah disita sebagai barang bukti. Iqbal menyebut dari keterangan penumpang yang identitasnya belum diekspos ke publik mengaku membayar Rp200.000. "Suketnya diperoleh di sekitar bandara," imbuhnya.
Kanit Reskrim Polsek Panakkukang, Iptu Iqbal Usman mengatakan penyelidikan kasus tersebut masih berjalan. Petugas telah mengantongi identitas pengguna suket rapid antigen palsu. Pelaku diketahui berasal dari Kota Makassar.
"Perbangan transit Jakarta menuju Kalimantan," imbuhnya.
Baca Juga: Pemprov Sulsel Siapkan Rapid Test Antigen Gratis di Bandara Sultan Hasanuddin
Dia menyampaikan sejauh ini pihaknya telah memeriksa empat orang saksi, antara lain petugas Puskesmas Pampang dan otoritas bandara. Khusus terlapor diakui Iqbal masih menunggu kepulangannya ke Makassar. "Sudah dikomunikasikan untuk dimintai keterangan," paparnya.
Mantan Kanit Reskrim Polsek Rappocini ini menyatakan suket rapid antigen yang dipalsukan juga telah disita sebagai barang bukti. Iqbal menyebut dari keterangan penumpang yang identitasnya belum diekspos ke publik mengaku membayar Rp200.000. "Suketnya diperoleh di sekitar bandara," imbuhnya.
(agn)
Lihat Juga :