Ekspor Kopi Tahun Ini Diproyeksikan Mencapai 70.000 Ton
Senin, 01 Februari 2021 - 06:38 WIB
loading...
Ekspor kopi Jawa Timur tahun ini diperoyeksi mencapai 70.000 ton.Foto/dok sindonews
A
A
A
SURABAYA - Pasar ekspor, terutama komoditas kopi tahun ini diprediksi lebih baik dibanding tahun 2020. Gabungan Eksportir Kopi Indonesia (Gaeki) Jawa Timur memproyeksikan volume ekspor kopi tahun ini bisa mencapai 70.000 ton atau sama seperti di tahun 2019 atau sebelum pandemi COVID-19.
Adapun realisasi ekspor kopi asal Jatim pada 2020 tercatat hanya mencapai 64.621 ton. Jumlah tersebut turun 8% dibandingkan realisasi ekspor pada 2019 yakni mencapai 70.238 ton. Secara nilai, ekspor kopi Jatim mengalami penurunan 7% dari realisasi 2019 yang mencapai USD148,9 juta menjadi USD138,5 juta.
Baca juga: Ketuk Rumah Warga, Para Relawan Ini Edukasi Pinjaman Online
“Sebagian kopi produksi 2020 masih banyak yang tertahan atau belum sempat diekspor. Maka kita proyeksikan ekspor 2021 bisa naik 5 - 8 persen dari tahun lalu, termasuk produksi kopinya sendiri,” kata Sekretaris Gaeki Jatim, Ichwan Nursidik, Minggu (31/1/2021).
Dia menambahkan, melihat tren ekspor tiap triwulan di 2020 menunjukan dampak dari pandemi. Tercatat pada triwulan I 2020 volume ekspor kopi mampu tumbuh 6% dibanding tahun sebelumnya (yoy). Pada triwulan II 2020 mampu tumbuh 1%.
Adapun realisasi ekspor kopi asal Jatim pada 2020 tercatat hanya mencapai 64.621 ton. Jumlah tersebut turun 8% dibandingkan realisasi ekspor pada 2019 yakni mencapai 70.238 ton. Secara nilai, ekspor kopi Jatim mengalami penurunan 7% dari realisasi 2019 yang mencapai USD148,9 juta menjadi USD138,5 juta.
Baca juga: Ketuk Rumah Warga, Para Relawan Ini Edukasi Pinjaman Online
“Sebagian kopi produksi 2020 masih banyak yang tertahan atau belum sempat diekspor. Maka kita proyeksikan ekspor 2021 bisa naik 5 - 8 persen dari tahun lalu, termasuk produksi kopinya sendiri,” kata Sekretaris Gaeki Jatim, Ichwan Nursidik, Minggu (31/1/2021).
Dia menambahkan, melihat tren ekspor tiap triwulan di 2020 menunjukan dampak dari pandemi. Tercatat pada triwulan I 2020 volume ekspor kopi mampu tumbuh 6% dibanding tahun sebelumnya (yoy). Pada triwulan II 2020 mampu tumbuh 1%.
Lihat Juga :