2 Warga Tewas Tertimbun Longsor saat Asyik Menambang Emas
Kamis, 28 Januari 2021 - 19:13 WIB
loading...
Salah satu korban penambang emas di Sungai Sipa, Desa Lubuk Bedorong, Kecamatan Limun, Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi. Foto: SINDOtv/Era Neizma Wedya
A
A
A
MURATARA - Dua warga Desa Karang Anyar, Kecamatan Rupit, Kabupaten Muratara, Hendri (27) dan Suharto (35), hilang tertimbun longsor akibat terjebak di kedalaman 25 meter saat berburu emas di Sungai Sipa, Desa Lubuk Bedorong, Kecamatan Limun, Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi.
Kejadian yang menimpah kedua korban terjadi, Rabu (27/1/2021) sekitar pukul 02.00 WIB. Keduanya diketahui berburu butiran emas atau batu oren di Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Provinsi Jambi.
“Infonya kedua korban sedang mencari emas dengan cara melubang, dan semalam hujan deras sehingga lubang yang mereka gali mengalami longsor, yang menyebabkan keduanya tertimbun,” kata warga, Sukur.
Baca juga: Polisi Kejar Bos Tambang Emas Tanpa Izin di Lebak
Dijelaskan Sukur, proses evakuasi itu cukup sulit, karena timbunan tanah menutupi seluruh lubang galian. Warga menduga, tidak hanya ada satu lubang di dalam galian itu, sehingga menyulitkan proses pencarian.
Banyak masyarakat dari Desa Karang Anyar berupaya mendatangi lokasi kejadian di wilayah Limun, Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi, untuk membantu proses pencarian korban. Bahkan pihak keluarga sudah menyiapkan mobil ambulans khusus untuk mengevakuasi.
Baca juga: Tetap Bandel, 6 Ponton TI Tungau Ilegal Akhirnya Dibongkar Paksa
Kejadian yang menimpah kedua korban terjadi, Rabu (27/1/2021) sekitar pukul 02.00 WIB. Keduanya diketahui berburu butiran emas atau batu oren di Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Provinsi Jambi.
“Infonya kedua korban sedang mencari emas dengan cara melubang, dan semalam hujan deras sehingga lubang yang mereka gali mengalami longsor, yang menyebabkan keduanya tertimbun,” kata warga, Sukur.
Baca juga: Polisi Kejar Bos Tambang Emas Tanpa Izin di Lebak
Dijelaskan Sukur, proses evakuasi itu cukup sulit, karena timbunan tanah menutupi seluruh lubang galian. Warga menduga, tidak hanya ada satu lubang di dalam galian itu, sehingga menyulitkan proses pencarian.
Banyak masyarakat dari Desa Karang Anyar berupaya mendatangi lokasi kejadian di wilayah Limun, Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi, untuk membantu proses pencarian korban. Bahkan pihak keluarga sudah menyiapkan mobil ambulans khusus untuk mengevakuasi.
Baca juga: Tetap Bandel, 6 Ponton TI Tungau Ilegal Akhirnya Dibongkar Paksa
Lihat Juga :