Ambroncius Nababan Tersangka Rasisme, Ini Harapan Akademisi Uncen Papua
Selasa, 26 Januari 2021 - 20:37 WIB
loading...
Akademisi Uncen Papua, Marinus Yaung bersama istri yang berasal dari Batak Toba. Foto/Ist
A
A
A
JAYAPURA - Kasus rasisme oleh Ambroncius Nababan terhadap mantan Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai menyita perhatian di Papua, mulai tokoh adat, tokoh agama, masyarakat, hingga akademisi. Penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri telah resmi menetapkan Ambroncius Nababan sebagai tersangka dan menahannya.
Baca juga: Ditetapkan sebagai Tersangka Rasisme, Bareskrim Tangkap Ambroncius Nababan
Kecaman dan imbauan masyarakat untuk tidak terprovokasi terus disampaikan berbagai pihak ini agar tidak merembet menjadi kasus serupa yang pernah terjadi. Akademisi Universitas Cenderawasih (Uncen), Marinus Yaung memberikan masukan kepada Natalius Pigai sebagai langkah turut meredam kasus ini meluas.
Baca juga: Polri Tetapkan Ambroncius Nababan sebagai Tersangka Rasisme
Marinus yang juga getol memberikan masukan atas berbagai gejolak di Papua ini berharap Natalisu Pigai memberikan pengampunan atas hinaan rasisme dari Ambroncius. Menurut Marinus, Tuhan tidak menguji umatnya menerima perlakuan rasialis selain manusia pilihan yang memiliki karakter kepemimpinan tersendiri.
Baca juga: Ditetapkan sebagai Tersangka Rasisme, Bareskrim Tangkap Ambroncius Nababan
Kecaman dan imbauan masyarakat untuk tidak terprovokasi terus disampaikan berbagai pihak ini agar tidak merembet menjadi kasus serupa yang pernah terjadi. Akademisi Universitas Cenderawasih (Uncen), Marinus Yaung memberikan masukan kepada Natalius Pigai sebagai langkah turut meredam kasus ini meluas.
Baca juga: Polri Tetapkan Ambroncius Nababan sebagai Tersangka Rasisme
Marinus yang juga getol memberikan masukan atas berbagai gejolak di Papua ini berharap Natalisu Pigai memberikan pengampunan atas hinaan rasisme dari Ambroncius. Menurut Marinus, Tuhan tidak menguji umatnya menerima perlakuan rasialis selain manusia pilihan yang memiliki karakter kepemimpinan tersendiri.
Lihat Juga :