Gelar Balap Liar dan Bawa Sajam, Kelompok Pemuda Dibekuk Tim Panther Polda Sumsel
Senin, 25 Januari 2021 - 08:30 WIB
loading...
Tim Panther Raimas Polda Sumatera Selatan, membubarkan aksi balap liar di jalan menuju bandara. Foto/iNews TV/Firdaus
A
A
A
PALEMBANG - Aksi balap liar sekelompok pemuda dibubarkan Tim Panther Raimas Polda Sumatra Selatan. Dalam razia tersebut, polisi juga mengamankan senjata tajam serta sepeda motor yang akan digunakan balap liar .
Baca juga: Mengganggu Kamtibmas, Polres Tapanuli Utara Razia Balap Liar dan Motor Knalpot Blong
Sebelum menggelar aksi balap liar di jalur menuju bandara, kelompok pemuda ini terlebih dahulu bertransaksi untuk taruhan balap liar melalui pesan singkat WhatsApp (WA). Taruhannya Rp100 ribu.
Danki III Tim Panther Raimas Polda Sumatera Selatan, Ipda Dismin Hayadi mengatakan, saat sedang melakukan patroli malam, Tim Panther Raimas Polda Sumatra Selatan, mendapati laporan adanya aksi balap liar yang dilakukan sekelompok remaja. "Tim langsung menuju lokasi sesuai laporan tersebut," ujarnya.
Baca juga: Wuih! Tol Lintas Sumatera Kini Miliki Tempat Charge Mobil Listrik
Setiba di lokasi tersebut, di sepanjang Jalan Gubernur Haji Asnawi Mangku Alam, Sukarami, Kota Palembang, sekelompok remaja melakukan aksi balap liar di tengah gelapnya malam, dan tidak mempedulikan keselamatan pengguna jalan.
Melihatr ada tim patroli polisi, sekelompok remaja yang asyik melakukan balap liar berusaha kabur, namun sebagian lagi tidak bisa berkutik karena polisi lebih cepat melakukan penangkapan.
Baca juga: Lima Ledakan Gemparkan Surabaya, Diduga Ada Pipa Gas Bocor di Area SPBU Margomulyo
Mereka yang tertangkap langsung digeledah. Saat dilakukan penggeledahan, salah satu remaja ada yang kedapatan membawa senjata tajam , polisi juga memintai kelengkapan surat kendaraan bermotor dan penggeledahan terhadap telepon seluler mereka.
Dismin menyebutkan, dari hasil pemeriksaan, sekelompok remaja ini melakukan aksi balap liar dengan sistem taruhan. "Dari percakapan pesan singkat WA di telepon seluler, diketahui mereka taruhan Rp100 ribu untuk setiap pemenang balapan," tuturnya.
Baca juga: Air Mata Perwira TNI AU Ini Menitik Iringi Pemakaman Istri dan Anak Korban Sriwijaya Air
Para pelaku balap liar ini berusaha berkelit dan tidak mau mengakuinya. Namun, disaat tidak mau mengaku, tiba-tiba rekannya sesama pelaku balap liar menelpon dan janjian kembali untuk melakukan balap liar. Polisi yang mengetahuinya, langsung melakukan penangkapan.
"Untuk pelaku yang membawa senjata tajam , serta para pemain balap liar ini langsung diserahkan ke Polsek Sukarami, untuk dilakukan penyelidikan. Kami data surat kendaraan sepeda motor yang diamankan, dan kami sita sepeda motor yang digunakan untuk aksi balap liar ," tegasnya.
Baca juga: Mengganggu Kamtibmas, Polres Tapanuli Utara Razia Balap Liar dan Motor Knalpot Blong
Sebelum menggelar aksi balap liar di jalur menuju bandara, kelompok pemuda ini terlebih dahulu bertransaksi untuk taruhan balap liar melalui pesan singkat WhatsApp (WA). Taruhannya Rp100 ribu.
Danki III Tim Panther Raimas Polda Sumatera Selatan, Ipda Dismin Hayadi mengatakan, saat sedang melakukan patroli malam, Tim Panther Raimas Polda Sumatra Selatan, mendapati laporan adanya aksi balap liar yang dilakukan sekelompok remaja. "Tim langsung menuju lokasi sesuai laporan tersebut," ujarnya.
Baca juga: Wuih! Tol Lintas Sumatera Kini Miliki Tempat Charge Mobil Listrik
Setiba di lokasi tersebut, di sepanjang Jalan Gubernur Haji Asnawi Mangku Alam, Sukarami, Kota Palembang, sekelompok remaja melakukan aksi balap liar di tengah gelapnya malam, dan tidak mempedulikan keselamatan pengguna jalan.
Melihatr ada tim patroli polisi, sekelompok remaja yang asyik melakukan balap liar berusaha kabur, namun sebagian lagi tidak bisa berkutik karena polisi lebih cepat melakukan penangkapan.
Baca juga: Lima Ledakan Gemparkan Surabaya, Diduga Ada Pipa Gas Bocor di Area SPBU Margomulyo
Mereka yang tertangkap langsung digeledah. Saat dilakukan penggeledahan, salah satu remaja ada yang kedapatan membawa senjata tajam , polisi juga memintai kelengkapan surat kendaraan bermotor dan penggeledahan terhadap telepon seluler mereka.
Dismin menyebutkan, dari hasil pemeriksaan, sekelompok remaja ini melakukan aksi balap liar dengan sistem taruhan. "Dari percakapan pesan singkat WA di telepon seluler, diketahui mereka taruhan Rp100 ribu untuk setiap pemenang balapan," tuturnya.
Baca juga: Air Mata Perwira TNI AU Ini Menitik Iringi Pemakaman Istri dan Anak Korban Sriwijaya Air
Para pelaku balap liar ini berusaha berkelit dan tidak mau mengakuinya. Namun, disaat tidak mau mengaku, tiba-tiba rekannya sesama pelaku balap liar menelpon dan janjian kembali untuk melakukan balap liar. Polisi yang mengetahuinya, langsung melakukan penangkapan.
"Untuk pelaku yang membawa senjata tajam , serta para pemain balap liar ini langsung diserahkan ke Polsek Sukarami, untuk dilakukan penyelidikan. Kami data surat kendaraan sepeda motor yang diamankan, dan kami sita sepeda motor yang digunakan untuk aksi balap liar ," tegasnya.
(eyt)
Lihat Juga :