BPKD Luwu Terus Lakukan Rekonsiliasi Penyusunan LK 2020

Jum'at, 22 Januari 2021 - 21:45 WIB
loading...
BPKD Luwu Terus Lakukan...
Kepala Bidang Akuntansi BPKD Luwu, Rahmi Triyulin. Foto: Dokumentasi pribadi
A A A
LUWU - Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Luwu , terus aktif melaksanakan rekonsiliasi penyusunan laporan keuangan tahun anggaran (LK TA) 2020 dengan seluruh SKPD lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu .

Kepala Bidang Akuntansi BPKD Luwu , Rahmi Triyulin menyampaikan, dengan aktifnya rekonsiliasi LK TA 2020, diharapkan laporan keuangan pemerintah daerah (LKPD) TA 2020 dapat memenuhi kualitas yang dikehendaki.

Baca juga: Basmin Mattayang Ajak Tana Luwu Bersatu dan Saling Menjaga

"Sehingga tersaji laporan keuangan secara wajar sesuai dengan standar akuntansi pemerintah atau SAP," ujar Rahmi Triyulin.

Rahmi menjelaskan, untuk memenuhi laporan keuangan yang berkualitas, diperlukan empat kriteria atau prasyarat normatif, yaitu laporan keuangan harus relevan, andal, dapat dibandingkan dan dapat dipahami.

LKPD juga memiliki manfaat sebagai media transparansi, media akuntabilitas publik, sarana informasi, serta sarana evaluasi kinerja.

Baca juga: Pemkab Luwu Kirim Relawan Tagana dan Dokter ke Sulbar

"Kami akan bekerja semaksimal mungkin sesuai petunjuk BPK dan petunjuk Bapak Bupati, H Basmin Mattayang , mudah-mudahan kita dapat mempertahankan predikat opini wajar tanpa pengecualian atau WTP yang telah diraih oleh Pemerintah Kabupaten Luwu 5 kali berturut-turut," harapnya.

Sementara itu, Kepala BPKD , Moch Arsal Arsyad menyampaikan, pihaknya telah melaksanakan rapat koordinasi dengan jajarannya dalam rangka evaluasi dan progres pelaksanaan tahap penganggaran dan penatausahaan sistem informasi pemerintahan daerah (SIPD).

"Penerapan aplikasi SIPD yang diwajibkan oleh Kemendagri mulai tahun 2021 sesuai permendagri 70 tahun 2019 masih belum bisa optimal oleh pemda di Indonesia, karena terkadang masih maintenance dan masih ada penambahan kekurangan fitur, kekurangan dalam pelaksanaan keuangan daerah," katanya.

Baca juga: PNS dan Honorer Luwu Wajib Lakukan Swab Sebelum Berkantor

"Tahapan penganggaran sudah selesai tetapi tahapan penatausahaan keuangan masih ada beberapa kendala. Sehingga dibutuhkan aplikasi cadangan untuk mengantisipasi apabila aplikasi SIPD mengalami kendala," kuncinya.

Untuk diketahui, seluruh kegiatan yang dilaksanakan BPKD Luwu , peserta diwajibkan menjalankan dan menaati protokol kesehatan guna mencegah penyebaran Covid-19, yaitu dengan menerapkan 3 M, yakni memakai masker, menjaga jarak dan membersihkan tangan.
(luq)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hujan 10 Jam, 2 Desa...
Hujan 10 Jam, 2 Desa di Kabupaten Luwu Sulsel Terendam Banjir
Temui Ganjar, Pemprov...
Temui Ganjar, Pemprov Papua Selatan dan Pemkab Luwu Belajar Perencanaan Pembangunan
Korban Banjir Bandang...
Korban Banjir Bandang dan Tanah Longsor Luwu Utara Terima Huntap dari Pemerintah
Pemkab Luwu Lakukan...
Pemkab Luwu Lakukan Swab Massal, Pejabat Eselon Diwajibkan
Kemenag Bergerak Cepat...
Kemenag Bergerak Cepat Tangani KUA Terdampak Banjir Bandang di Kabupaten Luwu
Operasi Yustisi Sasar...
Operasi Yustisi Sasar 20 Area Tambang di Walmas
Pembukaan Pekan UMKM...
Pembukaan Pekan UMKM di Luwu Tahun ke-3 Hadirkan Artis Ibu Kota
Rekomendasi
Ketua BEM FH UBK yang...
Ketua BEM FH UBK yang Bertemu Gibran Ngaku Terima Uang Rp20 Juta, Wamensesneg: Nanti Saya Monitor Dulu
Amalan Hari Asyura 10...
Amalan Hari Asyura 10 Muharram: Puasa Asyura, Sedekah, dan Meluaskan Rezeki Keluarga
Pegadaian Gelar Khitanan...
Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026, Langkah Riil Peduli Sesama Berbasis ESG
Berita Terkini
8 Fakta Kasus Penyekapan...
8 Fakta Kasus Penyekapan dan Penyiksaan Taufik Hidayat, Korban Hilang Sejak 2 Tahun Lalu
Menkes: Korban Penyekapan...
Menkes: Korban Penyekapan dan Penganiayaan Brutal Pacar selama 3 Tahun Bakal Jalani Rekonstruksi Wajah
BMKG Ingatkan Dampak...
BMKG Ingatkan Dampak El Nino, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai
Prabowo Bakal Resmikan...
Prabowo Bakal Resmikan 1.151 Km Jalan serta Hadiri Munas-Konbes NU
Hasil Munas Alim Ulama...
Hasil Munas Alim Ulama dan Konbes NU Disambut Positif PWNU Aceh
Tak Perlu Tunggu Air...
Tak Perlu Tunggu Air Mati, Perumda Bekasi Kini Bisa Deteksi Pipa Bocor Sejak Dini
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved