Baru Kenal Sebulan, Komplotan Ini Berani Culik dan Bunuh Anak Pejabat di Karawang

loading...
Baru Kenal Sebulan, Komplotan Ini Berani Culik dan Bunuh Anak Pejabat di Karawang
Fathan Ardian Nurmiftah, korban penculikan dan pembunuhan, ternyata baru satu bulan kenal dengan para pelaku. Foto/Ilustrasi
KARAWANG - Fathan Ardian Nurmiftah, mahasiswa semester III Universitas Telkom Bandung, menjadi korban pembunuhan oleh orang yang baru dikenalnya sekitar satu bulan. Kenalan barunya itu, Jhovi Fernando, dikenalnya di warung angkringan, sekitar Johar, Karawang Timur.

Baca juga: Penculik dan Pembunuh Anak Pejabat yang Gemparkan Karawang Ditangkap, Ini Lokasi Ekskusinya

Pada perkenalan pertama korban mengetahui tersangka Jhovi berpenampilan baik dan selalu bicara tentang agama. Dari perkenalan itulah kemudian berlanjut pada pertemuan berikutnya, juga masih di warung angkringan.





Pada Minggu (10/1/2021) malam, korban Fathan pamit kepada orang tuanya pergi ke rumah teman yang di Perumnas. Namun Fathan bukan ke Perumnas, tapi malah menemui Jhovi di warung angkringan. Setelah dari warung angkringan Fathan bersama tersangka Jhovi dan tersangka Husein, mampir ke rumah kontrakan tersangka Jhovi.

"Sampai di tempat pelaku JF, korban bersama JF masuk ke dalam, sedangkan tersangka HA di luar. Di dalam itu keduanya berselisih hingga terjadi perkelahian dan korban tewas. Peristiwa itu terjadi Senin (11/1/2021) dini hari sekitar 1.00 WIB," kata Kapolres Karawang, AKBP Rama Samtama Putera, Jumat (15/1/2021).

Baca juga: Diduga Bawa Rokok Ilegal, Pengusaha Kondang Batam Tewas Tertembak Saat Serang Petugas Bea Cukai



Menurut Rama, korban sudah meninggal dunia pada Senin (11/1/2021) dini hari. Kemudian jenazahnya dibungkus oleh kedua tersangka JF dan HA. Jenazah sempat tersimpan di kamar selama dua hari, dan kemudian pada Selasa (12/1/2021) malam jenazah korban dibuang ke Cilamaya.

Baca juga: Gempa Luluhlantakkan Majene, Panglima TNI Kerahkan Pasukan dan Pesawat

Rama mengatakan, berdasarkan keterangan pelaku JF, dia sakit hati karena korban ingkar janji untuk memberikan pinjaman. "Tapi masih kita kembangakan terus kasus ini. Termasuk motif pelaku," katanya.
(eyt)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top