Diduga Akibat Persoalan Anggaran, Jenazah COVID-19 di Palopo Terlantar
Jum'at, 15 Januari 2021 - 00:43 WIB
loading...
A
A
A
Ia menjelaskan, bahwa pemerintah daerah baru akan menanggung biaya pemulasaran jika pasien COVID-19 meninggal di rumah. "Dari dana daerah digunakan kalau pasien meninggal bukan di rumah sakit, tapi meninggalnya di rumah," jelasnya.
Baca juga: Penculik dan Pembunuh Anak Pejabat yang Gemparkan Karawang Ditangkap, Ini Lokasi Ekskusinya
Sementara tim satgas yang bertugas mengantar hingga memakamkan jenazah dengan APD lengkap, diakui tidak dihonor dari dana COVID-19 . "Iya, sementara tidak ada" tutur Taupiq yang saat ini juga menjabat sebagai Asisten II Sekda Kota Palopo, Bidang Perekonomian dan Pembangunan.
Hal serupa juga terjadi pada petugas penggali kubur, meski mereka harus menahan terik dengan bermandikan keringat, justru menjadi anak tiri. Mereka hanya mengandalkan gaji dari instansi tanpa honor tambahan. "Untuk dinas pemakaman belum ada hanya honor dari instansinya," jelas Taupiq melalui pesan singkatnya.
Dia juga mengegaskan, bahwa anggaran untuk penaganan COVID-19 di tahun 2020, hanya berkisar Rp7 miliar. "Keliru itu kalau anggaran COVID-19 Pemkot Palopo sebesar Rp17 miliar," pungkasnya.
Baca juga: Asyik Karaoke di Masa PPKM, Para Pemandu Lagu Seksi dan Tamu Karaoke Digrebek Petugas
Baca juga: Penculik dan Pembunuh Anak Pejabat yang Gemparkan Karawang Ditangkap, Ini Lokasi Ekskusinya
Sementara tim satgas yang bertugas mengantar hingga memakamkan jenazah dengan APD lengkap, diakui tidak dihonor dari dana COVID-19 . "Iya, sementara tidak ada" tutur Taupiq yang saat ini juga menjabat sebagai Asisten II Sekda Kota Palopo, Bidang Perekonomian dan Pembangunan.
Hal serupa juga terjadi pada petugas penggali kubur, meski mereka harus menahan terik dengan bermandikan keringat, justru menjadi anak tiri. Mereka hanya mengandalkan gaji dari instansi tanpa honor tambahan. "Untuk dinas pemakaman belum ada hanya honor dari instansinya," jelas Taupiq melalui pesan singkatnya.
Dia juga mengegaskan, bahwa anggaran untuk penaganan COVID-19 di tahun 2020, hanya berkisar Rp7 miliar. "Keliru itu kalau anggaran COVID-19 Pemkot Palopo sebesar Rp17 miliar," pungkasnya.
Baca juga: Asyik Karaoke di Masa PPKM, Para Pemandu Lagu Seksi dan Tamu Karaoke Digrebek Petugas
Lihat Juga :