PPKM Jawa-Bali Diberlakukan, Pengusaha Kuliner Surabaya: Memberatkan
Jum'at, 08 Januari 2021 - 21:04 WIB
loading...
A
A
A
"Bayangkan kalau tutup pukul 19.00 WIB, apakah pukul 18.45 WIB, saat orang sedang makan malam lalu diusir? Mungkin orang sekalian pulang kerja langsung pulang dan tidak makan diluar," ujarnya.
Dia meminta agar Kota Surabaya sebagai pusat pergerakan ekonomi di Jatim ini tetap menjalankan aturan Perwali Surabaya No. 67/2020 tentang pembatasan sosial . Di antaranya seperti kapasitas 50%, operasional sampai pukul 21.00 WIB dan pengetatan protokol kesehatan dengan mengenakan denda bagi yang melanggar. "Kami masih menunggu keputusan Pemkot Surabaya maupun Pemprov Jatim karena aturan detailnya masih digodok," terangnya.
(Baca juga: Probolinggo Gempar, Mobil dan Helm Bisa Goyang Sendiri Terekam CCTV )
Tjahjono mengungkapkan, selama sembilan bulan terakhir, bisnis kafe dan restoran terseok akibat pandemi COVID-19. Bahkan di akhir tahun pada momen Natal dan Tahun Baru yang cukup diandalkan untuk memperbaiki kinerja pun ternyata tidak berpengaruh signifikan terhadap omset. "Pada akhir tahun, banyak warga yang keluar kota dan itu tidak mendongkrak bisnis kuliner," pungkasnya.
Dia meminta agar Kota Surabaya sebagai pusat pergerakan ekonomi di Jatim ini tetap menjalankan aturan Perwali Surabaya No. 67/2020 tentang pembatasan sosial . Di antaranya seperti kapasitas 50%, operasional sampai pukul 21.00 WIB dan pengetatan protokol kesehatan dengan mengenakan denda bagi yang melanggar. "Kami masih menunggu keputusan Pemkot Surabaya maupun Pemprov Jatim karena aturan detailnya masih digodok," terangnya.
(Baca juga: Probolinggo Gempar, Mobil dan Helm Bisa Goyang Sendiri Terekam CCTV )
Tjahjono mengungkapkan, selama sembilan bulan terakhir, bisnis kafe dan restoran terseok akibat pandemi COVID-19. Bahkan di akhir tahun pada momen Natal dan Tahun Baru yang cukup diandalkan untuk memperbaiki kinerja pun ternyata tidak berpengaruh signifikan terhadap omset. "Pada akhir tahun, banyak warga yang keluar kota dan itu tidak mendongkrak bisnis kuliner," pungkasnya.
(eyt)
Lihat Juga :