Vaksinasi COVID-19 di Mojokerto Dilakukan Pekan Depan
Rabu, 06 Januari 2021 - 19:30 WIB
loading...
A
A
A
"Tetapi harus kita screening dulu. Karena kalau dia (orang yang divaksin) komorbid tidak boleh dilakukan vaksin. Jadi dicek dulu, untuk mengetahui ada penyakit penyerta atau tidak. Kalau tidak ada penyakit penyerta, kita vaksin. Tapi tentunya yang dijadikan contoh misal Pak Bupati, kalau Pak Kapolres habis terkonfirmasi jadi tidak," katanya.
Mantan Kadinkes Kabupaten Mojokerto ini menjelaskan, screening dilakukan untuk melihat kesiapan kondisi seseorang. Menurutnya, jika kondisi badannya tidak siap maka tidak boleh dipaksakan karena akibatnya akan fatal. Untuk tenaga kesehatan yang disiapkan 10 orang pertama yakni dokter. Namun disesuaikan dengan kuota yang ada.
(Baca juga: Pemuda di Bali Kirim Foto dan Video Panas ke Suami Selingkuhannya )
"Kemarin kita langsung tancap gas. Kita kemarin langsung rapat dengan Satgas Covid dan kita punya tahapan. Insya Allah, besok kita jadwalkan melakukan penyemprotan bersama dengan semua jajaran sampai desa. Kemudian tanggal 9 hipnoterapi tahap kedua yang dilaksanakan Polres Mojokerto," tandas Didik
Mantan Kadinkes Kabupaten Mojokerto ini menjelaskan, screening dilakukan untuk melihat kesiapan kondisi seseorang. Menurutnya, jika kondisi badannya tidak siap maka tidak boleh dipaksakan karena akibatnya akan fatal. Untuk tenaga kesehatan yang disiapkan 10 orang pertama yakni dokter. Namun disesuaikan dengan kuota yang ada.
(Baca juga: Pemuda di Bali Kirim Foto dan Video Panas ke Suami Selingkuhannya )
"Kemarin kita langsung tancap gas. Kita kemarin langsung rapat dengan Satgas Covid dan kita punya tahapan. Insya Allah, besok kita jadwalkan melakukan penyemprotan bersama dengan semua jajaran sampai desa. Kemudian tanggal 9 hipnoterapi tahap kedua yang dilaksanakan Polres Mojokerto," tandas Didik
(msd)
Lihat Juga :