Vaksinasi COVID-19 di Mojokerto Dilakukan Pekan Depan
Rabu, 06 Januari 2021 - 19:30 WIB
loading...
ilustrasi
A
A
A
MOJOKERTO - Vaksinasi COVID-19 bakal mulai dilakukan di Kabupaten Mojokerto pekan depan. Saat ini, Pemkab Mojokerto menerima jatah 77.360 vaksin dari pemerintah pusat.
Plt Sekretaris Daerah (Sekdakab) Mojokerto, Didik Chusnul Yakin menyatakan, sejauh ini pihaknya sudah melakukan berbagai persiapan jelang dilaksanakannya vaksin COVID-19 itu. Diantaranya melakukan pemilihan terhadap sejumlah orang pertama yang akan disuntik vaksin buatan perusahaan asal China Sinovac Biotech Ltd itu.
"Minggu depan, tanggal 13 Januari itu vaksin dirilis oleh Presiden. Insya Allah kita akan melaksanakan tanggal 15 Januari. nanti ada 10 orang akan di vaksin. Dinkes (Dinas Kesehatan) akan mempersiapkan sebelum dilakukan vaksinasi," kata Didik, Rabu (6/1/2021).
(Baca juga: Pembatasan Kegiatan di Jawa-Bali, Ini Respons Plt Walikota Surabaya )
Sementara ini, kata Didik, alokasi vaksin yang akan diterima Kabupaten Mojokerto sebanyak 77.360. Mereka yang akan dilakukan vaksinasi pertama yakni jajaran Forkopimda, pejabat layanan publik dan tenaga kesehatan. Lantaran, dua kategori tersebut menjadi orang yang paling rawan tertular virus Corona. Selain itu, jumlah vaksin yang masih terbatas.
Plt Sekretaris Daerah (Sekdakab) Mojokerto, Didik Chusnul Yakin menyatakan, sejauh ini pihaknya sudah melakukan berbagai persiapan jelang dilaksanakannya vaksin COVID-19 itu. Diantaranya melakukan pemilihan terhadap sejumlah orang pertama yang akan disuntik vaksin buatan perusahaan asal China Sinovac Biotech Ltd itu.
"Minggu depan, tanggal 13 Januari itu vaksin dirilis oleh Presiden. Insya Allah kita akan melaksanakan tanggal 15 Januari. nanti ada 10 orang akan di vaksin. Dinkes (Dinas Kesehatan) akan mempersiapkan sebelum dilakukan vaksinasi," kata Didik, Rabu (6/1/2021).
(Baca juga: Pembatasan Kegiatan di Jawa-Bali, Ini Respons Plt Walikota Surabaya )
Sementara ini, kata Didik, alokasi vaksin yang akan diterima Kabupaten Mojokerto sebanyak 77.360. Mereka yang akan dilakukan vaksinasi pertama yakni jajaran Forkopimda, pejabat layanan publik dan tenaga kesehatan. Lantaran, dua kategori tersebut menjadi orang yang paling rawan tertular virus Corona. Selain itu, jumlah vaksin yang masih terbatas.
Lihat Juga :