Kelanjutan Proyek Pedestrian Metro Tanjung Bunga Bergantung Lahan

Rabu, 06 Januari 2021 - 07:48 WIB
loading...
Kelanjutan Proyek Pedestrian...
Kawasan Metro Tanjung Bunga. Foto: SINDOnews/Maman Sukirman
A A A
MAKASSAR - Persoalan lahan sepanjang 1 kilometer harus segera dituntaskan. Jika tidak maka akan memengaruhi kelanjutan proyek pembangunan pedestrian Metro Tanjung Bunga . Jangan lagi menjadi penghambat.

Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar , Irwan Adnan mengatakan telah mengalokasikan anggaran untuk pembangunan pedestrian. Hanya saja, kelanjutan proyek itu bergantung pada ketersediaan lahan.

"Kita sudah siapkan anggaran lanjutannya, tapi kan itu hanya pagu saja. Kalau lahannya siap, tidak ada masalah baru kita lanjutkan," kata Irwan Adnan, Selasa (6/1/2021).

Menurut Irwan, persoalan lahan ini seharusnya sudah tuntas. Tak ada lagi kendala. Apalagi sebelumnya pemilik lahan sudah menyatakan siap menghibahkan lahan untuk menunjang proyek prestisius tersebut.

"Awalnya kan mereka semua sudah sepakat. Harusnya, pemilik lahan yang sudah setuju itu harus dipertanyakan komitmennya," ujar dia.

Kendati begitu, Irwan terus berupaya agar proyek ini bisa tetap jalan sesuai perencanaan awal. Terlebih lagi proyek ini dianggap mampu memberikan efek stimulator terhadap perekonomian masyarakat Kota Makassar.

Baca Juga: Pemkot Kebut Pengalihan Hibah Lahan Jalur Pedestrian Metro Tanjung Bunga

"Proyek ini untuk kepentingan masyarakat, bukan untuk Pemkot Makassar saja. Jadi sekarang, yang selesai saja yang kita bayar," papar Irwan.

Pj Wali Kota Makassar , Rudy Djamaluddin mengatakan pembangunan pedestrian Metro Tanjung Bunga tetap dilanjutkan. Anggarannya sudah siap. Hanya saja proses administrasi hibah lahan harus dituntaskan, tidak boleh melanggar regulasi.

"Administrasi hibah lahan masih sementara berproses. Jadi kita mau cepat bukan berarti melanggar regulasi. Artinya, semua administrasi untuk mendukung regulasi harus dipercepat," ungkap Rudy.

Dia menyebut pedestrian Metro Tanjung Bunga merupakan salah satu program prioritas Pemkot Makassar . Sehingga, semua kendala yang menghambat proyek tersebut harus diselesaikan sebelum ditender.

"Sepanjang sudah memenuhi syarat, kita tender," tutur dia.

Kepala Bidang Perencanaan Dinas PU Makassar , Ansuard mengatakan sementara merevisi rencana anggaran biaya (RAB) untuk kelanjutan proyek pedestrian tahap kedua. Anggaran pembangunan tahap dua mencapai Rp210 miliar.

"Jadi kita sesuaikan lagi dengan anggaran Rp210 miliar berapa panjangnya yang bisa kita selesaikan. Makanya kita mau revisi dulu RAB-nya," beber Ansuard.

Kata dia, jika merujuk perencanaan awal, pembangunan jalur pedestrian tahap dua dimulai dari depan Holywings hingga Jalan Penghibur. Namun dikarenakan tahap pertama belum rampung sehingga perlu ada perubahan.

Baca Juga: Jalur Pedestrian di Metro Tanjung Bunga Bakal Jadi Landmark Baru Makassar
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demonstran Mengamuk...
Demonstran Mengamuk Bakar Gedung DPRD Kota Makassar
RS Vertikal Makassar...
RS Vertikal Makassar Milik Pemerintah Kini Miliki Fasilitas AC VRF
Puncak Makassar Eight...
Puncak Makassar Eight Festival Dipindahkan ke Tugu MNEK, Ini Alasannya
Pemkot Makassar Terapkan...
Pemkot Makassar Terapkan Layanan Publik Berbasis Metaverse, Mendagri Beri Pujian
Musim Transisi, BPBD...
Musim Transisi, BPBD Makassar: Waspada Banjir dan Angin Kencang!
Awas! Kebakaran di Makassar...
Awas! Kebakaran di Makassar Meningkat hingga 359 Kali
Dinas Pertanahan Kota...
Dinas Pertanahan Kota Makassar Targetkan 100 Aset Lahan Pemkot Miliki Sertifikat pada 2023
Dukung Program Pusat,...
Dukung Program Pusat, Pemkot Makassar Integrasikan NIK dan NPWP Warganya
Diskop dan UMKM Kota...
Diskop dan UMKM Kota Makassar Dorong Pelaku UMKM Manfaatkan Pusat Inkubator
Rekomendasi
Setelah Setahun Vakum,...
Setelah Setahun Vakum, D.O EXO Siap Comeback Solo Agustus 2026
Guntur Romli Tepis Tuduhan...
Guntur Romli Tepis Tuduhan BEM Bersatu: Kegilaan Logika Cocokologi yang Dipaksakan
Menteri PU Tinjau IPTC,...
Menteri PU Tinjau IPTC, Nindya Karya Dukung Penambahan Fasilitas Atlet Difabel
Berita Terkini
Kang Cucun Ajak Pesantren...
Kang Cucun Ajak Pesantren Cetak Santri Unggul Berjiwa Wirausaha dan Literasi Digital
Peringati Tahun Baru...
Peringati Tahun Baru Islam, DPP PSI Santuni 100 Anak Yatim dan Duafa
KAMMI Sesalkan Pembubaran...
KAMMI Sesalkan Pembubaran Forum Diskusi di UGM
Gempa Magnitudo 6,7...
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, 1 Warga Sigi Meninggal Dunia
Yayasan Syarif Hidayatullah...
Yayasan Syarif Hidayatullah Dipakai Tanpa Izin, UIN Jakarta Siapkan Langkah Hukum
Gunung Merapi Erupsi,...
Gunung Merapi Erupsi, Guguran Lava Meluncur 2 Kilometer ke Arah Barat
Infografis
Daftar 5 Kapolres Baru...
Daftar 5 Kapolres Baru Dilantik oleh Kapolda Metro Jaya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved