Jambret Sadis yang Tega Gasak Ibu Hamil, Tersungkur Ditembak Polisi Mojokerto
Senin, 04 Januari 2021 - 16:17 WIB
loading...
Kawanan jambret sadis ditembak anggota Satreskrim Polres Mojokerto. Foto/iNews TV/Sholahudin
A
A
A
MOJOKERTO - Satreskrim Polres Mojokerto , melumpuhkan kawanan jambret sadis yang aksinya sempat terekam CCTV, di Kecamatan Bangsal, dan Kecamatan Trowulan. Kawanan ini pernah menjambret seorang ibu yang terngah hamil, hingga korbannya terjatuh dari motor.
(Baca juga: Baru Keluar Penjara, Dua Penjambret Bersenjata Tajam Kembali Berulah )
Satu dari dua pelaku jambret sadis yang berhasil dibekuk, terpaksa ditembak kakinya karena karena melawan saat akan ditangkap. Dalam rekaman CCTV, pelaku penjambretan yang menggunakan motor matic mengikuti korban dari jarak dekat, melihat korban lengah pelaku pun langsung mengambil tas milik korban dan kabur.
Korban yang diketahui bernama Ningsih, sedang hamil tujuh bulan. Akibat aksi penjambretan itu, dia terjatuh dan mengalami luka parah di bagian wajah, serta mengalami patah tulang sehingga harus mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.
Ningsih mengatakan, saat itu berjalan pelan dari arah Mojoagung, menuju Kecamatan Trowulan. Saat di Jalan Raya Trowulan, tiba-tiba pelaku penjambretan dari belakang langsung mengambil tas dan kabur. "Uang saya Rp900 ribu hilang, bersama ponsel dan surat-surat penting," ungkapnya.
(Baca juga: Warga Banyuwangi Gempar, Ada Penampakan 'Jokowi' di Kebun Buah Naga )
(Baca juga: Baru Keluar Penjara, Dua Penjambret Bersenjata Tajam Kembali Berulah )
Satu dari dua pelaku jambret sadis yang berhasil dibekuk, terpaksa ditembak kakinya karena karena melawan saat akan ditangkap. Dalam rekaman CCTV, pelaku penjambretan yang menggunakan motor matic mengikuti korban dari jarak dekat, melihat korban lengah pelaku pun langsung mengambil tas milik korban dan kabur.
Korban yang diketahui bernama Ningsih, sedang hamil tujuh bulan. Akibat aksi penjambretan itu, dia terjatuh dan mengalami luka parah di bagian wajah, serta mengalami patah tulang sehingga harus mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.
Ningsih mengatakan, saat itu berjalan pelan dari arah Mojoagung, menuju Kecamatan Trowulan. Saat di Jalan Raya Trowulan, tiba-tiba pelaku penjambretan dari belakang langsung mengambil tas dan kabur. "Uang saya Rp900 ribu hilang, bersama ponsel dan surat-surat penting," ungkapnya.
(Baca juga: Warga Banyuwangi Gempar, Ada Penampakan 'Jokowi' di Kebun Buah Naga )
Lihat Juga :