62.560 Vaksin Sinovac Tiba di Jateng, Catat! Proses Vaksinasi Dimulai 14 Januari

Senin, 04 Januari 2021 - 10:02 WIB
loading...
62.560 Vaksin Sinovac...
Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo saat mengecek vaksin Sinovac di gudang Dinas Kesehatan Pemprov Jateng di Kawasan Industri Tambakaji Semarang. Foto/Ist.
A A A
SEMARANG - Sebanyak 62.560 dosis vaksin COVID-19 buatan Sinovac telah mendarat di Jawa Tengah, Senin (4/1/2020) pukul 03.00 WIB. Nantinya, vaksin itu akan segera disuntikkan kepada para tenaga kesehatan yang ada di Jawa Tengah.

(Baca juga: Didukung 10 Ribu Puskesmas, Vaksin Corona Mulai Didistribusikan ke 34 Provinsi )

"Ini tadi malam datangnya, sebanyak 62.560 dosis vaksin . Ini bertahap dan alhamdulillah sudah kita siapkan semuanya termasuk nanti sistem distribusinya ke daerah sampai ke penerima," kata Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo saat mengecek vaksin Sinovac di gudang Dinas Kesehatan Pemprov Jateng di Kawasan Industri Tambakaji Semarang, Senin (4/1/2020).

Ia mengatakan, proses vaksinasi rencananya akan dilakukan pada 14 Januari nanti. Target pertama adalah untuk tenaga kesehatan dan personel penunjang di seluruh fasilitas kesehatan.



"Targetnya tahap pertama ini untuk Nakes. Kami sudah menghitung total Nakes sebanyak 177.784, kemudian tahap kedua nanti untuk pelayanan publik seperti TNI/Polri, Satpol PP, petugas bandara, pelabuhan, KA, guru, tokoh agama, tokoh masyarakat sebanyak 1,1 juta. Setelah itu untuk masyarakat rentan pada tahap ketiga sebanyak 11,4 juta, dan tahap keempat untuk masyarakat umum lainnya 6,04 juta serta masyarakat lain termasuk pelaku ekonomi 4,5 juta," katanya.

Secara aturan, ketentuan tentang vaksinasi ini memang tidak gampang. Pengelolaannya harus hati-hati betul dan rantai dingin vaksin harus benar-benar terjaga.

"Istilahnya harus ada rantai dingin, mulai dari sini sampai ke Kabupaten/Kota, Puskesmas bahkan sampai ke orangnya harus menggunakan tempat khusus. Ini nggak boleh putus agar vaksinnya tidak rusak. Kami sudah siapkan pengelolaan dengan hati-hati sambil menunggu jadwal-jadwal kedatangan berikutnya," ujarnya.

(Baca juga: Warga Banyuwangi Gempar, Ada Penampakan 'Jokowi' di Kebun Buah Naga )

Untuk tahap pertama ini, pihaknya sudah mendata penerimaan di masing-masing daerah. Sebanyak 35 Kabupaten/Kota sudah dihitung distribusi vaksin tahap awal ini.

"Sudah ada tabelnya dari 35 Kabupaten/Kota penerima vaksin ini. Terbanyak kalau saya lihat di Kota Semarang, kemudian Solo dan Banyumas. Itu yang rata-rata jumlahnya di atas 10.000 dosis," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Jateng, Yulianto Prabowo menambahkan, setelah kedatangan vaksin tahap pertama ini, pihaknya segera menata proses distribusi. Diharapkan dalam waktu singkat, vaksin dapat didistribusikan ke daerah.

"Segera nanti kami distribusikan, dalam waktu 1-2 hari akan kami distribusikan ke Kabupaten/Kota," jelasnya. Persiapan di Kabupaten/Kota lanjut dia juga sudah matang. Rantai dingin vaksin sudah disiapkan termasuk vaksinator di masing-masing tempat juga sudah dilatih.

(Baca juga: Jatuh ke Jurang di Lereng Gunung Rinjani, Pendaki Asal Surabaya Ditemukan Tak Bernyawa )

"Semuanya sudah kami siapkan, jadi bisa langsung jalan termasuk rantai dinginnya karena vaksin ini harus disimpan dalam suhu 2-8 derajat. Untuk kedatangan vaksin selanjutnya, kami belum tahu jadwal datang lagi vaksinnya kapan, karena kebijakan itu dari pusat," katanya.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Omicron di Surabaya...
Omicron di Surabaya Rendah, Pakar Epidemiologi: Efek Vaksinasi Capai 109,02 Persen
Vaksinasi Anak di Pangkalpinang...
Vaksinasi Anak di Pangkalpinang Dimulai, Siswa Menangis Takut Jarum Suntik
Kejar PPKM Level 1,...
Kejar PPKM Level 1, PT STTC dan Pemkot Pematangsiantar Kebut Vaksinasi Massal
Partai Perindo Turun...
Partai Perindo Turun Tangan Percepat Vaksinasi di Semarang
Gelar Vaksinasi di Kabupaten...
Gelar Vaksinasi di Kabupaten Semarang, Waketum DPP Perindo: Ini Wujud Perjuangan untuk Rakyat
Wakil Gubernur Sumsel:...
Wakil Gubernur Sumsel: Vaksinasi Jadi Kunci Pemulihan Ekonomi
Stok Vaksin Kosong,...
Stok Vaksin Kosong, Dinkes Sulsel Hentikan Sementara Vaksinasi Anak
Studi Terbaru: Pengguna...
Studi Terbaru: Pengguna Vaksin Sinovac, 5 Kali Berpeluang Alami Gejala Berat Covid-19
Sempat Dipandang Sebelah...
Sempat Dipandang Sebelah Mata, Vaksin Sinovac dan Sinopharm Ternyata Miliki Kelebihan Ini
Rekomendasi
Ini Makna Logo HUT ke-81...
Ini Makna Logo HUT ke-81 RI yang Telah Resmi Diluncurkan
Logo HUT ke-81 RI Resmi...
Logo HUT ke-81 RI Resmi Diluncurkan, Karya Fajar Novario Asal Padang Terpilih
Sinopsis Don’t Mess...
Sinopsis Don’t Mess with the Blind Heiress di V+Short, Kisah Sang Pewaris Buta
Berita Terkini
JKF Fun Padel Competition...
JKF Fun Padel Competition 2026 Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Instansi di Jakarta
Isak Tangis Keluarga...
Isak Tangis Keluarga Kecelakaan Maut di Bekasi Timur: Saya Nggak Kuat Anaknya Masih Kecil
Manfaat MBG Dirasakan...
Manfaat MBG Dirasakan Petani dan Pedagang di Pedesaan dan Daerah 3T
Jro Bima, Memperluas...
Jro Bima, Memperluas Pengabdian untuk Bali lewat Jalur Politik
Polisi Amankan Sopir...
Polisi Amankan Sopir Truk Kecelakaan Maut di Bekasi
Kronologi Kecelakaan...
Kronologi Kecelakaan Maut Truk Rem Blong di Bekasi Timur, 1 Orang Tewas dan 5 Luka
Infografis
Bradley Terbaru Tiba...
Bradley Terbaru Tiba di Ukraina, Mampukah Jinakkan Tank Rusia?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved