Omicron di Surabaya Rendah, Pakar Epidemiologi: Efek Vaksinasi Capai 109,02 Persen
Selasa, 01 Februari 2022 - 02:48 WIB
loading...
Kasus COVID-19 varian Omicron di Kota Surabaya jauh lebih rendah. Foto SINDOnews
A
A
A
SURABAYA - Kasus COVID-19 varian Omicron di Kota Surabaya jauh lebih rendah. Menurut pakar Epidemiologi Universitas Airlangga Surabaya, Dr Windhu Purnomo, salah satu faktornya karena pencapaian vaksinasi yang tinggi.
"Per tanggal 30 Januari 2022, vaksinasi dosis dua Surabaya sudah mencapai 109,02 persen. Sedangkan untuk lansia nyaris 100 persen atau kurang 7 persen. Nah, untuk lansia yang belum divaksin itu segera dituntaskan," kata Windhu dalam rapat koordinasi pencegahan kenaikan COVID-19 yang diikuti oleh berbagai elemen, Senin (31/1/2022). Baca juga: Cegah Omicron Meluas, Maruf Amin Tegaskan Tutup Mal yang Melanggar
Selain itu, Windhu juga mendorong Pemkot Surabaya untuk menerapkan kebijakan PeduliLindungi kepada seluruh sektor. Baik itu di pusat perbelanjaan, restoran, perkantoran, fasilitas umum industri maupun rumah ibadah.
Ini sebagai upaya surveilans untuk mencegah meningkatnya kasus COVID-19. "Jika ada pelaku usaha yang melanggar, kalau perlu itu ditutup, kita harus tegas. Jadi satgas harus tegas di dalam pelaksanaan implementasi PeduliLindungi," katanya.
"Per tanggal 30 Januari 2022, vaksinasi dosis dua Surabaya sudah mencapai 109,02 persen. Sedangkan untuk lansia nyaris 100 persen atau kurang 7 persen. Nah, untuk lansia yang belum divaksin itu segera dituntaskan," kata Windhu dalam rapat koordinasi pencegahan kenaikan COVID-19 yang diikuti oleh berbagai elemen, Senin (31/1/2022). Baca juga: Cegah Omicron Meluas, Maruf Amin Tegaskan Tutup Mal yang Melanggar
Selain itu, Windhu juga mendorong Pemkot Surabaya untuk menerapkan kebijakan PeduliLindungi kepada seluruh sektor. Baik itu di pusat perbelanjaan, restoran, perkantoran, fasilitas umum industri maupun rumah ibadah.
Ini sebagai upaya surveilans untuk mencegah meningkatnya kasus COVID-19. "Jika ada pelaku usaha yang melanggar, kalau perlu itu ditutup, kita harus tegas. Jadi satgas harus tegas di dalam pelaksanaan implementasi PeduliLindungi," katanya.
Lihat Juga :