Curhat Para Napi yang Dapat Asimilasi Menjawab Hujatan Netizen

Jum'at, 17 April 2020 - 10:41 WIB
loading...
A A A
Dia membantah keras tudingan dan komentar miring netizen. "Saya bebas 4 April dari Rutan Kelas I Bandung. Liat di medsos banyak yang nyinyir, dikira kami ini masih penjahat. Kami sudah pernah merasakan hukuman dan dinginnya penjara. Apa harus dihukum sosial lagi saat bebas?" kata Fadwin ditemui di Mapolrestabes Bandung, saat menerima bingkisan makanan, Kamis (16/4/2020).

Selain Fadwin, ada delapan napi asimilasi yang mendapat bantuan makanan dari Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya. Fadwin, menjalani hukuman lima tahun penjara karena tindak pidana anak. Saat bebas, dia sudah menjalani hukuman hampir empat tahun.

Fadwin, warga Pasteur ini, seharusnya bebas akhir 2020. Namun, lewat program pemasyarakatan remisi dan asimilasi, dia bisa bebas lebih cepat.

"Saya kapok. Dikira hidup di penjara gampang. Makanya saat bebas, saya seperti mimpi bisa cepat. Bapak saya selama saya di penjara tidak pernah nengok. Pas saya pulang, saya bahagia bisa menemuinya lagi," ujar dia.

Usia Fadwin masih muda dan belum menikah. Pendidikan pemuda ini hanya tamat SMP. Dia saat ini berencana ikut ujian persamaan agar bisa dapat ijazah SMA.

Namun, rencana itu terpaksa ditangguhkan karena wabah virus virus Corona. "Kerjaan saya sekarang bantu usaha orang tua dan jadi relawan kemanusiaan untuk menangani pandemi virus Corona," tutur Fadwin.

Sementara itu Deri, warga Kelurahan Babakan Ciamis, Kecamatan Sumur Bandung, Kota Bandung. Pemuda ini bebas pada 7 April 2020 setelah menjalani hukuman 10 bulan masa hukuman. Seharusnya dia bebas pada Juni.

"Alhamdulillah bisa bebas lebih cepat dan kembali ke keluarga. Sekarang saya belum kerja, tapi saya yakin nanti akan ada rezeki," kata Deri.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ribuan Bobotoh Kumpul...
Ribuan Bobotoh Kumpul di Kawasan Gedung Merdeka, Teriakan Juara Bergema
Napi Korupsi Melipir...
Napi Korupsi Melipir ke Coffee Shop, Ditjenpas Buka Suara
Pansus 12 DPRD Kota...
Pansus 12 DPRD Kota Bandung Rampungkan Raperda Kesejahteraan Sosial, Segera Masuki Tahap Harmonisasi
DPRD Kota Bandung Targetkan...
DPRD Kota Bandung Targetkan Raperda Pencegahan Perilaku Seksual Berisiko Segera Rampung
Pramono Pastikan Kasus...
Pramono Pastikan Kasus Virus Nipah Belum Ditemukan di Jakarta
Kronologi Penganiayaan...
Kronologi Penganiayaan Napi Lapas Blitar hingga Koma 3 Hari dan Berujung Kematian
Kepala WHO Kunjungi...
Kepala WHO Kunjungi Pusat Wabah Ebola
Hari Lansia Nasional,...
Hari Lansia Nasional, 560 Narapidana Terima Remisi
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Waspadai Penyebaran Hantavirus Andes
Rekomendasi
OSN 2026 Diikuti 941.692...
OSN 2026 Diikuti 941.692 Peserta, Kemendikdasmen Tegaskan Integritas dan Transparansi
AMI: Kebudayaan sebagai...
AMI: Kebudayaan sebagai Solusi Krisis Kepribadian Bangsa
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved