Curhat Para Napi yang Dapat Asimilasi Menjawab Hujatan Netizen

Jum'at, 17 April 2020 - 10:41 WIB
loading...
Curhat Para Napi yang...
Salah satu napi menerima batuan sembako dari Polrestabes Bandung yang diserahkan langsung oleh AKP Tanwim dari Satres Narkoba. Foto/SINDOnews/Agus Warsudi
A A A
BANDUNG - Masyarakat, terutama warganet atau netizen, ramai-ramai membuli dan menghujat kebijakan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM).

Pasalnya, Kemekum HAM memberikan malaksanakan program asimilasi dan integrasi kepada para narapidana dewasa dan anak untuk mencegah penularan virus Corona di dalam rutan dan lapas.

Mereka menilai kebijakan yang diambil Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoli tersebut, menambah resah masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

Sebab, para napi tersebut dikhawatirkan bakal kembali berulah, melakukan tindak kriminal. Kondisi tersebut bakal menambah permasalahan sosial dan hukum semakin runyam.

Berdasarkan dana Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenku HAM Jabar, sebanyak 2.954 napi dewasa dan anak dibebaskan karena mendapat hak asimilasi sejak 1 hingga 7 April 2020 lalu. Para napi yang mendapatkan asimilasi tersebut telah menjalani lebih dari setengah atau 2/3 masa hukuman.

Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Bandung atau Rutan Kebonwaru saja membebaskan 300-an narapidana lewat asimilasi dan integrasi.

Cibiran, komentar nyinyir, dan hujatan warganet di media sosial (medsos) itu tentu tak semuanya benar. Tak sedikit dari napi tersebut yang benar-benar telah jera dan bertobat, bahkan ingin memperbaiki masa depannya.

Seperti Fadwin (24), narapidana asimilasi yang pernah mendekam di Rutan Kebonwaru Bandung. Fadwin bebas lewat asimilasi belum lama ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ribuan Bobotoh Kumpul...
Ribuan Bobotoh Kumpul di Kawasan Gedung Merdeka, Teriakan Juara Bergema
Napi Korupsi Melipir...
Napi Korupsi Melipir ke Coffee Shop, Ditjenpas Buka Suara
Pansus 12 DPRD Kota...
Pansus 12 DPRD Kota Bandung Rampungkan Raperda Kesejahteraan Sosial, Segera Masuki Tahap Harmonisasi
DPRD Kota Bandung Targetkan...
DPRD Kota Bandung Targetkan Raperda Pencegahan Perilaku Seksual Berisiko Segera Rampung
Pramono Pastikan Kasus...
Pramono Pastikan Kasus Virus Nipah Belum Ditemukan di Jakarta
Kronologi Penganiayaan...
Kronologi Penganiayaan Napi Lapas Blitar hingga Koma 3 Hari dan Berujung Kematian
Kepala WHO Kunjungi...
Kepala WHO Kunjungi Pusat Wabah Ebola
Hari Lansia Nasional,...
Hari Lansia Nasional, 560 Narapidana Terima Remisi
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Waspadai Penyebaran Hantavirus Andes
Rekomendasi
ChatGPT Jadi Aplikasi...
ChatGPT Jadi Aplikasi Tercepat Mencapai 1 Miliar Pengguna di Seluruh Dunia
Ingin Menikah? Bulan...
Ingin Menikah? Bulan Zulhijjah dan Muharram Jadi Waktu yang Penuh Keberkahan
Mercedes-Benz Luncurkan...
Mercedes-Benz Luncurkan eActros Lowliner, Truk Logistik Jarak Jauh
Berita Terkini
Saiful Mujani Penuhi...
Saiful Mujani Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya terkait Kasus Dugaan Penghasutan
2 WNA Ditemukan Tewas...
2 WNA Ditemukan Tewas di Apartemen Jakbar
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
4 Kombes Digeser ke...
4 Kombes Digeser ke Polda Pulau Jawa pada Mutasi Polri Mei 2026
Bayar PBB-P2 hingga...
Bayar PBB-P2 hingga 31 Juli, Warga Jakarta Otomatis Dapat Potongan 7,5%
Gerakan Kurbanlah Salurkan...
Gerakan Kurbanlah Salurkan Hewan Kurban untuk 3.000 Keluarga di Aceh
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved