Pemkab Blitar Mulai Siapkan Fasilitator Pelayanan Kesehatan Vaksin COVID-19
Rabu, 23 Desember 2020 - 12:49 WIB
loading...
ilustrasi
A
A
A
BLITAR - Pemkab Blitar tengah mempersiapkan fasilitator pelayanan kesehatan (Fasyankes) untuk pelaksanaan vaksinasi COVID-19. Fasyankes yang akan dipakai diantaranya rumah sakit pemerintah, puskesmas, klinik dan rumah sakit swasta yang memadai.
"Saat ini menyiapkan Fasyankes," ujar Juru Bicara Tim Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Blitar Krisna Yekti kepada wartawan. Tidak hanya petugas kesehatan (nakes). Setiap Fasyankes yang ditunjuk, dipastikan memiliki sarana prasarana yang memadai. Terutama untuk menjaga vaksin.
(Baca juga: Melanggar Protokol Kesehatan, Lomba Burung Kicau di Sumenep Dibubarkan )
"Sarana prasarana terutama kulkas," kata Krisna Yekti. Dari koordinasi yang terus berjalan, vaksin COVID-19 diperkirakan baru tiba di Kabupaten Blitar pada awal tahun 2021. Pelaksanaan, kata Krisna Yekti dimungkinkan berlangsung triwulan awal. "Kemungkinan triwulan awal untuk penerimaan vaksin," kata Krisna Yekti.
Menurut Krisna Yekti, Satgas Penanganan COVID-19 saat ini juga melakukan pendataaan penerima vaksinasi. Paska Presiden Joko Widodo menyatakan vaksin diberlakukan gratis, data berubah. Data yang sebelumnya hanya meliputi nakes, TNI, Polri dan petugas pelayanan umum, kini meluas ke warga masyarakat dengan kelompok usia 18-60 tahun.
"Saat ini menyiapkan Fasyankes," ujar Juru Bicara Tim Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Blitar Krisna Yekti kepada wartawan. Tidak hanya petugas kesehatan (nakes). Setiap Fasyankes yang ditunjuk, dipastikan memiliki sarana prasarana yang memadai. Terutama untuk menjaga vaksin.
(Baca juga: Melanggar Protokol Kesehatan, Lomba Burung Kicau di Sumenep Dibubarkan )
"Sarana prasarana terutama kulkas," kata Krisna Yekti. Dari koordinasi yang terus berjalan, vaksin COVID-19 diperkirakan baru tiba di Kabupaten Blitar pada awal tahun 2021. Pelaksanaan, kata Krisna Yekti dimungkinkan berlangsung triwulan awal. "Kemungkinan triwulan awal untuk penerimaan vaksin," kata Krisna Yekti.
Menurut Krisna Yekti, Satgas Penanganan COVID-19 saat ini juga melakukan pendataaan penerima vaksinasi. Paska Presiden Joko Widodo menyatakan vaksin diberlakukan gratis, data berubah. Data yang sebelumnya hanya meliputi nakes, TNI, Polri dan petugas pelayanan umum, kini meluas ke warga masyarakat dengan kelompok usia 18-60 tahun.
Lihat Juga :