Semua Jenazah COVID-19 di Purwakarta Tak Dimakamkan di Tempat Khusus, Ini Alasannya

Kamis, 17 Desember 2020 - 21:07 WIB
loading...
Semua Jenazah COVID-19...
ilustrasi
A A A
PURWAKARTA - Sebanyak 100 liang lahat khusus untuk jenazah Covid-19 di areal pemakaman di Desa Pusakamulya, Kecamatan Kiarapedes, Kabupaten Purwakarta, belum digunakan. Padahal selama pandemi, jumlah kasus meninggal dunia akibat paparan virus itu sudah mencapai 82 orang.

Areal pemakaman khusus sengaja disediakan Pemkab Purwakarta agar semua jenazah, baik yang terkonfirmasi positif Covid-19 ataupun probable bisa dimakamkan di tempat itu. Namun sayangnya, setiap ada yang meninggal karena kasus Covid-19, keluarga pasien enggan memakamkan di tempat tersebut dengan alasan terlalu jauh.

Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Purwakarta, Iyus Permana menyebutkan, sejauh ini prosesi pemakaman selalu dilakukan di pemakaman umum, tidak jauh dari domisli keluarga jenazah. Tentu saja memakai standar operasional prosedur pemakaman Covid-19.

(Baca juga: Sempat Terpapar dari Sang Ayah, Ibu dan Bayi Berusia 5 Bulan Sembuh dari COVID-19 )

“Rata-rata keluarga jenazah beralasan terlalu jauh kalau harus dimakamkan di Desa Pusakamulya. Mereka lebih memilih tempat yang terdekat agar gampang berziarah,” kata Iyus, Kamis (17/12/2020).

Menurutnya, pemakaman di tempat umum sebenarnya tidak masalah asalkan tidak ada penolakan dari warga setempat dan sebenarnya cukup aman. Apalagi sejauh ini belum ada kasus penolakan untuk jenazah Covid-19 di Purwakarta. Masyarakat bisa memahami meskipun ada yang dimakamkan di pemakaman umum berstatus positif Covid-19.

(Baca juga: Buntut Kasus Habib Rizieq, Massa FPI Datangi Polsek Cisarua Tuntut Tak Ada Kriminalisasi Ulama )

Dia mengatakan, sebelumnya areal pemakaman sudah disediakan pemerintah di Desa Cibodas, Kecamatan Sukatani. Namun, karena diterjang longsor akhirnya dipindah ke Desa Pusakamulya. Alokasi liang lahat di tempat asalnya juga sama sebanyak 100 lubang.

Sementara itu, jumlah warga Purwakarta meninggal dunia akibat Covid-19 mencapai empat orang di hari ini. Semua pasien yang meninggal berasal dari Kecamatan Purwakarta. Di mana kecamatan ini memiliki kasus terkonfirmasi positif Covid-19 cukup tinggi.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kendaraan Pemudik Padat...
Kendaraan Pemudik Padat Merayap di Tol Cipali Purwakarta
Pelajar SMP Purwakarta...
Pelajar SMP Purwakarta Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Tempat Sampah
Brak! Truk Tabrak Truk...
Brak! Truk Tabrak Truk di Tol Cipularang Purwakarta, Kernet Tewas Terjepit
KAI Minta Maaf usai...
KAI Minta Maaf usai KA 317 Walahar Anjlok
Purwakarta Geger! Mayat...
Purwakarta Geger! Mayat Bayi Perempuan Ditemukan dalam Kardus di Tepi Jalan Arteri
IFA Purwakarta Gelar...
IFA Purwakarta Gelar Event FourFeo U10, Pondasi Awal Bangun Klub secara Berjenjang
Liburan Sekolah, Sabtu...
Liburan Sekolah, Sabtu Sore Tol Cipularang Macet hingga 5 Km
Kisah Unik Dedi Mulyadi...
Kisah Unik Dedi Mulyadi saat Jabat Bupati, Siapkan Tempat Khusus dan Batasi Jam Pacaran
Brak! Agya Tabrak Pembatas...
Brak! Agya Tabrak Pembatas Jalan di Tol Cipularang, 2 Tewas dan 3 Luka Berat
Rekomendasi
Menangi Derby Merseyside,...
Menangi Derby Merseyside, Liverpool Butuh 4 Kemenangan Lagi untuk Juara Liga Inggris
Kim Soo Hyun Bantah...
Kim Soo Hyun Bantah Paksa Sulli Beradegan Telanjang di Film Real
Jadwal Pencairan KJP...
Jadwal Pencairan KJP Plus Bulan April 2025, Orang Tua Simak Ya
Berita Terkini
KAI Daop Surabaya Berlakukan...
KAI Daop Surabaya Berlakukan Tarif Promo 40% untuk Arus Balik Lebaran 2025
3 menit yang lalu
Arus Lalu Lintas di...
Arus Lalu Lintas di Jalur Puncak Meningkat, Polisi Berlakukan Sistem One Way
24 menit yang lalu
Tol Cipali Berlakukan...
Tol Cipali Berlakukan One Way ke Jakarta, Simak Jadwal dan Aturannya
53 menit yang lalu
Listrik Padam di Jagakarsa...
Listrik Padam di Jagakarsa dan Ciputat Akibat Gangguan Jaringan dan Gardu
1 jam yang lalu
Gunung Marapi Meletus...
Gunung Marapi Meletus Pagi Ini, Abu Vulkanik Menjulang Tinggi
2 jam yang lalu
Jalur Wisata Pandeglang...
Jalur Wisata Pandeglang Macet Parah, Volume Kendaraan Naik 100%
3 jam yang lalu
Infografis
Wilayahnya Berdekatan,...
Wilayahnya Berdekatan, Negara-negara Ini Belum Serang Israel di 2024
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved