Klarifikasi Deklarasi Mahasiswa Papua Se-Jabotabek Dukung Otsus di Bumi Cendrawasih
Senin, 14 Desember 2020 - 23:48 WIB
loading...
A
A
A
Selama ini, lanjut Leonardus, mahasiswa Papua di Jabotabek jumlahnya hampir 20.000 mahasiswa. Namun, deklarasi tersebut hanya melibatkan belasan orang saja. "Maka, dengan tegas saya menyatakan bahwa pernyataan (Deklarasi Mahasiswa Papua Se-Jabotabek) di atas merupakan pembohongan publik," tegasnya lagi.
Oleh karena itu, lanjut Leonardus, sebagai senior pada organisasi Mahasiswa Se-Tanah Papua Bandung Jawa Barat, dirinya menyatakan bahwa:
Mahasiswa/i Papua dan Papua Barat dalam organisasi Aliansi Mahasiswa Papua (AMP), Ikatan Mahasiswa/i Se-Tanah Papua Bandung Jawa Barat (IMASEPA BJB), Ikatan Mahasiswa/i Papua Jakarta (IMAPA Jakarta), dan Ikatan Mahasiswa/i Papua Bogor (IMAPA Bogor), serta IMAPA Se-Indonesia tidak pernah mendeklarasikan dan mengeluarkan pernyataan tentang dukungan pelaksanaan otsus jilid II di Bumi Cendrawasih.
Ahmad Bauw dan kawan-kawan bukan utusan atau delegasi dari organisasi AMP, IMASEPA BJB, IMAPA Jakarta, dan IMAPA Bogor, namun segelintir orang yang mengatasnamakan organisasi mahasiswa atau keterwakilan mahasiswa/i Papua dan Papua Barat dan pernyataannya sebagai tindakan pembohongan publik.
"Dengan demikian, mahasiswa Papua dan rakyat Papua menolak atas pemaksaan keberlanjutan Otsus di Bumi Cendrawasih oleh segelintir orang yang mengatasnamakan mahasiswa Papua dan rakyat Papua," tandasnya.
Oleh karena itu, lanjut Leonardus, sebagai senior pada organisasi Mahasiswa Se-Tanah Papua Bandung Jawa Barat, dirinya menyatakan bahwa:
Mahasiswa/i Papua dan Papua Barat dalam organisasi Aliansi Mahasiswa Papua (AMP), Ikatan Mahasiswa/i Se-Tanah Papua Bandung Jawa Barat (IMASEPA BJB), Ikatan Mahasiswa/i Papua Jakarta (IMAPA Jakarta), dan Ikatan Mahasiswa/i Papua Bogor (IMAPA Bogor), serta IMAPA Se-Indonesia tidak pernah mendeklarasikan dan mengeluarkan pernyataan tentang dukungan pelaksanaan otsus jilid II di Bumi Cendrawasih.
Ahmad Bauw dan kawan-kawan bukan utusan atau delegasi dari organisasi AMP, IMASEPA BJB, IMAPA Jakarta, dan IMAPA Bogor, namun segelintir orang yang mengatasnamakan organisasi mahasiswa atau keterwakilan mahasiswa/i Papua dan Papua Barat dan pernyataannya sebagai tindakan pembohongan publik.
"Dengan demikian, mahasiswa Papua dan rakyat Papua menolak atas pemaksaan keberlanjutan Otsus di Bumi Cendrawasih oleh segelintir orang yang mengatasnamakan mahasiswa Papua dan rakyat Papua," tandasnya.
(shf)
Lihat Juga :