Buruh PT VDNI Melawan, Sejumlah Dump Truk Perusahaan dan 20 Motor Hangus Dibakar
Senin, 14 Desember 2020 - 21:56 WIB
loading...
Aksi pembakaran dalam demo buruh di PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) Morosi, Konawe, Sulawesi Tenggara masih terus berlanjut hingga Senin malam (14/12/2020). Foto iNews TV/Mukhtaruddin.
A
A
A
KONAWE - Aksi pembakaran yang dilakukan para buruh PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) saat demo di Morosi, Konawe , Sulawesi Tenggara terus berlanjut hingga Senin malam (14/12/2020). Akibatnya sejumlah kendaraan dump truk yang terparkir di sekitar pos pengamanan lokasi aksi demonstrasi terbakar.
![Buruh PT VDNI Melawan, Sejumlah Dump Truk Perusahaan dan 20 Motor Hangus Dibakar]()
Selain dump truk, 20 kendaraan motor karyawan juga ikut terbakar, bahkan sejumlah alat berat yang berada di kawasan industrial pertambangan nikel VDNI juga ikut terbakar.
Kabid Humas Polda Sulawesi Tenggara, Kombes Pol Ferry Walintukan mengatakan, untuk mengamankan massa aksi yang anarkistis, Polda telah menerjunkan sekitar tiga kompi Brimob dan Dalmas untuk membubarkan massa aksi.
Aksi anarkis buruh PT VDNI ini dipicu oleh aksi unjuk rasa menuntut kenaikan upah dan penetapan sebagai karyawan tetap. Dalam aksi unjuk rasa tersebut puluhan pengamanan dari pihak perusahaan melempari buruh untuk membubarkan aksi mereka.
(Baca: Petugas Pengamanan Brutal Lempari Aksi Buruh dengan Batu, Dibalas Pembakaran Alat berat)
Sehingga buruh dengan petugas keamanan pabrik terlibat aksi lempar batu. Para buruh pun melawan dalam aksi brutal tersebut akibatnya alat berat dan dump truk dibakar massa. Selain itu pos pengamanan yang ada di depan pintu masuk kawasan industri tersebut juga hancur dirusak massa .
Kemarahan buruh ini dipicu oleh aksi brutal para petugas pengamanan, yang melempari buruh untuk membubarkan aksi mereka. Para buruh menggelar aksi menuntut kenaikan upah, dan menetapkan karyawan kontrak sebagai karyawan tetap.

Selain dump truk, 20 kendaraan motor karyawan juga ikut terbakar, bahkan sejumlah alat berat yang berada di kawasan industrial pertambangan nikel VDNI juga ikut terbakar.
Kabid Humas Polda Sulawesi Tenggara, Kombes Pol Ferry Walintukan mengatakan, untuk mengamankan massa aksi yang anarkistis, Polda telah menerjunkan sekitar tiga kompi Brimob dan Dalmas untuk membubarkan massa aksi.
Aksi anarkis buruh PT VDNI ini dipicu oleh aksi unjuk rasa menuntut kenaikan upah dan penetapan sebagai karyawan tetap. Dalam aksi unjuk rasa tersebut puluhan pengamanan dari pihak perusahaan melempari buruh untuk membubarkan aksi mereka.
(Baca: Petugas Pengamanan Brutal Lempari Aksi Buruh dengan Batu, Dibalas Pembakaran Alat berat)
Sehingga buruh dengan petugas keamanan pabrik terlibat aksi lempar batu. Para buruh pun melawan dalam aksi brutal tersebut akibatnya alat berat dan dump truk dibakar massa. Selain itu pos pengamanan yang ada di depan pintu masuk kawasan industri tersebut juga hancur dirusak massa .
Kemarahan buruh ini dipicu oleh aksi brutal para petugas pengamanan, yang melempari buruh untuk membubarkan aksi mereka. Para buruh menggelar aksi menuntut kenaikan upah, dan menetapkan karyawan kontrak sebagai karyawan tetap.
Lihat Juga :