DPRD Makassar Minta Pemkot Galakkan Program Padat Karya
Senin, 14 Desember 2020 - 06:40 WIB
loading...
Gedung DPRD Kota Makassar. Foto: SINDOnews/Ilustrasi
A
A
A
MAKASSAR - Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar diminta mengawal ketat program padat karya di tingkat kelurahan dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi di tahun 2021.
Program padat karya menjadi langkah strategis nasional dalam membangun daerah sekaligus menggenjot ekonomi di tingkat kelurahan. Hanya saja program ini belum begitu optimal utamanya di kelurahan. Pasalnya realisasi program fisik pada pengelolaan dana kelurahan masih jauh dari harapan.
Baca juga: Dewan Minta Sanksi Keras THM yang Langgar Protokol Covid-19 di Akhir Tahun
Wakil Ketua Komisi C Bidang Pembangunan DPRD Kota Makassar , Mesakh Raymon Rantepadang mengutarakan, momentum 2021 menjadi langkah awal untuk kembali menggeliatkan program tersebut. Hal ini sejalan dengan program pemerintah pusat.
"Di tahun depan ini memang pemerintah, baik pusat itu menginstruksikan untuk lebih memberdayakan masyarakat sekitar lewat padat karya, inilah diupayakan masyarakat bisa terbantu, karena kemarin pandemi , lalu ( padat karya ) bisa mengangkat daya beli masyarakat," ujarnya kepada SINDOnews, Minggu (13/12/2020).
Program padat karya menjadi langkah strategis nasional dalam membangun daerah sekaligus menggenjot ekonomi di tingkat kelurahan. Hanya saja program ini belum begitu optimal utamanya di kelurahan. Pasalnya realisasi program fisik pada pengelolaan dana kelurahan masih jauh dari harapan.
Baca juga: Dewan Minta Sanksi Keras THM yang Langgar Protokol Covid-19 di Akhir Tahun
Wakil Ketua Komisi C Bidang Pembangunan DPRD Kota Makassar , Mesakh Raymon Rantepadang mengutarakan, momentum 2021 menjadi langkah awal untuk kembali menggeliatkan program tersebut. Hal ini sejalan dengan program pemerintah pusat.
"Di tahun depan ini memang pemerintah, baik pusat itu menginstruksikan untuk lebih memberdayakan masyarakat sekitar lewat padat karya, inilah diupayakan masyarakat bisa terbantu, karena kemarin pandemi , lalu ( padat karya ) bisa mengangkat daya beli masyarakat," ujarnya kepada SINDOnews, Minggu (13/12/2020).
Lihat Juga :