Menjaga Roda Perekonomian Tetap Berputar Saat Pembatasan Sosial

Senin, 13 April 2020 - 08:53 WIB
loading...
A A A
Dukungan ini antara lain diwujudkan melalui hadirnya kategori khusus ‘Jagoan Lokal’ yang memuat daftar mitra merchant lokal favorit masyarakat masing-masing daerah.

“Dalam situasi saat ini ketika semua orang diam di rumah saja, aplikasi Grab sangat membantu bisnis kami untuk bertahan. Mereka tetap bisa memesan produk Wingz O Wingz lewat GrabFood. Saat ini paling saya syukuri sih bahwa usaha yang saya kembangkan ini sekarang tidak hanya tetap menghidupi ratusan karyawan tapi juga membantu para pengemudi ojek online di tengah situasi sulit ini,” kata Muhlis.

Lain lagi dengan Surabaya. Salah satu mitra GrabFood di Kota Pahlawan ini adalah Ayam Bakar Primarasa yang legendaris. Restoran ayam bakar yang sudah dirintis sejak 1993 silam. Edwin Sugiaurto (29), generasi kedua pengelola Ayam Bakar Primarasa, menceritakan bahwa tantangan terbesar banyak pengusaha kuliner akibat pandemi COVID-19 adalah berhadapan dengan sejumlah keputusan sulit.

“Pilihannya banyak, misalnya menutup layanan makan di tempat; atau tutup total tanpa layanan makan di tempat dan take away; atau tetap beroperasi. Kita hanya bisa mengambil satu. Kami pun memilih untuk beroperasi seperti biasa supaya karyawan tetap memperoleh gaji utuh setiap bulan, dengan meningkatkan standar kebersihan dan melakukan prosedur pengecekan kesehatan. Total kami punya sekitar 100 karyawan yang tersebar di tujuh cabang,” kata Edwin.

Untuk ukuran restoran yang sudah cukup lama beroperasi, Ayam Bakar Primarasa kini mengalami situasi yang menurut Edwin unik. Pendapatan bisnis utama sejak 27 tahun silam memang berasal dari pelanggan yang makan di tempat. Namun sekarang, sekitar 50% total transaksi datang dari pesanan online.

Sementara itu, UMKM kuliner mitra GrabFood di Makassar, MasterCheese, harus mengubah jam operasionalnya menjadi lebih singkat. Usaha yang dirintis oleh Yulianti (32) sejak 2018 ini masih buka untuk mempertahankan omzet. Untungnya walau jumlah pengunjung yang makan di tempat semakin sedikit, jumlah pemesanan online terus meningkat. Hal ini juga didorong oleh dukungan GrabFood kepada mitra merchant untuk dapat mengikuti perkembangan tren kuliner terkini melalui data-data yang dimiliki GrabFood sehingga mereka dapat mengadaptasi tren-tren tersebut ke menu mereka untuk meningkatkan penjualan.

“Memang lewat pesanan online, terutama Grab itu tetap banyak. Dulu saja sebelum Corona, 50% pesanannya dari Grab, sekarang pesanan online dari Grab naik sampai 80%. Bersyukur karena ada teknologi yang membuat kami mampu bertahan di situasi sulit ini,” kata dia.

Lain lagi dengan Erwin Susanto (38), yang mengelola UMKM kuliner Martabak Mekar di Medan. Dia bercerita bahwa kondisi pandemi COVID-19 memang mulai terasa di Tanah Deli, namun belum sampai di tahap membuat usahanya yang berlokasi di pusat kota menjadi sepi pembeli. Terutama karena memang kebanyakan pembelinya memesan dari aplikasi GrabFood.

“Sebenarnya tidak banyak pengaruh. Saya masih buka seperti biasa, meski saya sudah ada rencana untuk tutup satu jam lebih cepat. Jumlah pesanan sendiri masih seperti biasa, belum terpengaruh pandemi. Apalagi pesanan memang lebih banyak dari online. Jauh sebelum pandemi ini merebak, Grab sudah membantu untuk menjangkau lebih banyak pembeli, jadi mereka tidak perlu datang ke sini untuk bisa menikmati menu-menu martabak kami berkat program-program promosi yang dijalankan,” jelas Erwin.

Standar Tinggi untuk yang Tetap Beroperasi
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
APTEK DKI dan KADIN...
APTEK DKI dan KADIN Jakut Bangun Infrastruktur Perekonomian di Pesisir Utara
Kuatkan Ekonomi Daerah,...
Kuatkan Ekonomi Daerah, Misi Dagang Khofifah Jadi Magnet Investasi Nasional
Di Tangan Bupati Dico,...
Di Tangan Bupati Dico, Nilai Perekonomian dan Investasi Kabupaten Kendal Meningkat
Perajin Ikan Pindang...
Perajin Ikan Pindang Karawang Pelatihan Tingkatkan Produktivitas
Kembangkan Sirkular...
Kembangkan Sirkular Ekonomi, Ganjar Maksimalkan Potensi SDA Jateng
Tingkatkan Atraksi Wisata...
Tingkatkan Atraksi Wisata Desa Huta Tinggi, Sandiaga Sumbang Sepasang Kerbau
Mitigasi Risiko Perekonomian...
Mitigasi Risiko Perekonomian Global
PPKM Dicabut, Heru Budi...
PPKM Dicabut, Heru Budi Harap Ekonomi Jakarta Kembali Normal
Big Bang Jakarta 2022...
Big Bang Jakarta 2022 Edisi Ramadhan Dibuka Wakil Wali Kota Jakpus Irwandi
Rekomendasi
Nahdlatul Ulama: Pesantren...
Nahdlatul Ulama: Pesantren dan Kedaulatan Masyarakat Sipil
Dasco Sebut Satgas Mulai...
Dasco Sebut Satgas Mulai Gelar Rapat Antisipasi Gelombang PHK Pekan Depan
Rupiah Tembus Rp18.000...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar, Baskara Putra Mengeluh Harga Alat Musik Naik
Berita Terkini
Tragis! Wanita Tewas...
Tragis! Wanita Tewas usai Jatuh dari Lantai 27 Apartemen di Cempaka Putih
KORPRI Lebak Tantang...
KORPRI Lebak Tantang 1.700 Pelari di Ajang RUNK5BITUNG 2026
Momen Siswa SRMP 17...
Momen Siswa SRMP 17 Tabanan Curhat ke Prabowo
Tembus 16,46 Juta Pengguna,...
Tembus 16,46 Juta Pengguna, LinkUMKM BRI Sukses Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
Pramono Tegaskan 2.843...
Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek
Infografis
5 Bandara Tersibuk saat...
5 Bandara Tersibuk saat Mudik Lebaran 2026, Layani 4,41 Juta Penumpang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved