Gelar Deklarasi, Mahasiswa Papua Se-Jabotabek Dukung Otsus di Bumi Cendrawasih
Jum'at, 11 Desember 2020 - 21:05 WIB
loading...
A
A
A
"Dana otsus harus terus berlanjut di Papua. Ini sangat membantu dan bermanfaat bagi masyarakat ataupun mahasiswa Papua. Namun, dana itu harus dikawal, jangan sampai disalahgunakan oleh oknum tertentu," ujar Ahmad Bauw.
Lebih lanjut dia mengatakan, selain untuk menyejahterakan masyarakat Papua, dana otsus juga berdampak kepada keberlanjutan pembangunan di Tanah Papua. Terlebih, pembangunan pendidikan dan kesehatan sangat dibutuhkan di Tanah Papua.
"Otsus di Papua merupakan salah satu agenda penting dalam pembangunan bangsa dan negara. Perjuangan penyelenggaraan otsus menjadi solusi memajukan Papua dan Papua Barat," tegasnya.
Dalam deklarasi tersebut, mahasiswa Papua menyatakan beberapa sikap, di antaranya berkomitmen mewujudkan pembangunan dan kemajuan Papua yang terus dijalankan oleh negara.
"Sejak digulirkannya otsus dan otsus jilid dua, kami terus mendukung otsus jilid dua. Kami juga mengajak seluruh masyarakat Papua untuk menjaga keutuhan NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia). Aliansi mahasiswa Papua juga mendukung keberlangsungan Otsus Papua," papar Ahmad Bauw.
Lebih lanjut dia mengatakan, selain untuk menyejahterakan masyarakat Papua, dana otsus juga berdampak kepada keberlanjutan pembangunan di Tanah Papua. Terlebih, pembangunan pendidikan dan kesehatan sangat dibutuhkan di Tanah Papua.
"Otsus di Papua merupakan salah satu agenda penting dalam pembangunan bangsa dan negara. Perjuangan penyelenggaraan otsus menjadi solusi memajukan Papua dan Papua Barat," tegasnya.
Dalam deklarasi tersebut, mahasiswa Papua menyatakan beberapa sikap, di antaranya berkomitmen mewujudkan pembangunan dan kemajuan Papua yang terus dijalankan oleh negara.
"Sejak digulirkannya otsus dan otsus jilid dua, kami terus mendukung otsus jilid dua. Kami juga mengajak seluruh masyarakat Papua untuk menjaga keutuhan NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia). Aliansi mahasiswa Papua juga mendukung keberlangsungan Otsus Papua," papar Ahmad Bauw.
Lihat Juga :