Besok Coblosan, Awas TPS Anggota DPRD Kabupaten Blitar Rawan Politik Uang

Selasa, 08 Desember 2020 - 16:23 WIB
loading...
Besok Coblosan, Awas...
TPS di daerah pasangan calon dan anggota DPRD Kabupaten Blitar bertempat tinggal, paling rawan pelanggaran. Foto/Ilustrasi
A A A
BLITAR - TPS (Tempat Pemungutan Suara) di daerah pasangan calon dan anggota DPRD Kabupaten Blitar bertempat tinggal, dinilai sebagai kawasan paling rawan terjadi pelanggaran pilkada . Sebagai pencegahan, KPU Kabupaten Blitar meminta Bawaslu lebih intensif mengawasi semua TPS tersebut.

(Baca juga: Coblosan Kurang 2 Hari, 8 Pengawas TPS Blitar Gagal Bertugas Akibat Positif COVID-19 )

"Kita minta (Bawaslu) yang gitu gitu (kerawanan di TPS dewan dan paslon), diawasi lebih intensif," ujar Ketua KPU Kabupaten Blitar Hadi Santosa kepada SINDOnews.com. Jumlah TPS di Kabupaten Blitar sebanyak 2.278 TPS. Sedangkan jumlah daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 961.971 pemilih yang tersebar di 22 kecamatan.

Menurut Hadi, salah satu kerawanan yang harus diawasi di TPS anggota dewan adalah soal netralitas penyelenggara. Pelanggaran netralitas, kata Hadi sangat mungkin dilakukan oknum penyelenggara yang notabene loyalis anggota dewan. Hal itu mengingat anggota dewan memiliki pengaruh besar di lingkungannya. "Pada sisi penyelenggara kemungkinan kan orang orangnya," terang Hadi.

Selain netralitas, TPS di mana anggota DPRD tinggal, menurut Hadi Santosa juga rawan terjadi praktik politik uang . Faktor jabatan wakil rakyat sekaligus tokoh masyarakat menjadikan yang bersangkutan lebih leluasa membagi uang untuk kemenangan paslon tertentu. "Iya politik uang," tambah Hadi.

(Baca juga: Hajar Selingkuhan Istrinya, 3 Pria di Majalengka Terancam 9 Tahun Penjara )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ahli Hukum Pemilu: Dugaan...
Ahli Hukum Pemilu: Dugaan Pelanggaran Pilkada Semestinya Diproses melalui Bawaslu
Pilkada Sarmi: Dominggus-Jumiarti...
Pilkada Sarmi: Dominggus-Jumiarti Diminta Didiskualifikasi karena Dugaan Kecurangan TSM
3 Orang Diamankan Terkait...
3 Orang Diamankan Terkait Money Politics Pilkada Humbang Hasundutan, Salah Satunya Diduga ASN
Airin-Ade Difitnah Politik...
Airin-Ade Difitnah Politik Uang, Tim Hukum: Penghasut yang Menghalalkan Segala Cara
Haris Azhar Ungkap Beragam...
Haris Azhar Ungkap Beragam Dugaan Pelanggaran di Pilkada Serentak Banten
Peneliti LSI Denny JA...
Peneliti LSI Denny JA Prediksi Kemenangan Rijanto-Beky Tembus 65% di Pilkada Blitar
PKB: Jangan Justru saat...
PKB: Jangan Justru saat Terjadi Politik Uang, Bawaslunya Malah Hilang
Bawaslu Usul Blacklist...
Bawaslu Usul Blacklist Pelaku Money Politics dalam Pemilu, Golkar: Bisa Jadi Alternatif Penegakan Hukum
Tokoh Nahdlatul Ulama:...
Tokoh Nahdlatul Ulama: Muktamar NU Harus Bebas dari Politik Uang
Rekomendasi
Kasus Tudingan Ijazah...
Kasus Tudingan Ijazah Segera Disidang, Pengacara Pastikan Jokowi Hadir
Ingat Besok Jadwal Puasa...
Ingat Besok Jadwal Puasa Tasua, Ini Bacaan Niatnya!
Kebijakan Ekspor Satu...
Kebijakan Ekspor Satu Pintu, Reform Syndicate Sodorkan 5 Rekomendasi Taktis
Berita Terkini
Menkes: Korban Penyekapan...
Menkes: Korban Penyekapan dan Penganiayaan Brutal Pacar selama 3 Tahun Bakal Jalani Rekonstruksi Wajah
BMKG Ingatkan Dampak...
BMKG Ingatkan Dampak El Nino, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai
Prabowo Bakal Resmikan...
Prabowo Bakal Resmikan 1.151 Km Jalan serta Hadiri Munas-Konbes NU
Hasil Munas Alim Ulama...
Hasil Munas Alim Ulama dan Konbes NU Disambut Positif PWNU Aceh
Tak Perlu Tunggu Air...
Tak Perlu Tunggu Air Mati, Perumda Bekasi Kini Bisa Deteksi Pipa Bocor Sejak Dini
2 Fakta Stasiun JIS:...
2 Fakta Stasiun JIS: Hanya Miliki Satu Peron dan Beroperasi hingga Pukul 21.30 WIB
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved