Survey Sentral Institut, Elektabilitas Bobby-Aulia Ungguli Akhyar-Salman
Sabtu, 05 Desember 2020 - 16:19 WIB
loading...
Foto/dok SINDOnews
A
A
A
MEDAN - Elektabilitas Pasangan Nomor Urut 2 Bobby Nasution dan Aulia Rachman mengalahkan pasangan Akhyar-Salman. Fakta ini terungkap lewat survey yang digawe Sentral Institut dan diumumkan kepada media di Medan Sabtu (5/12/2020) siang.
Direktur Sentral Institut Roland Muwari menjelaskan survey dilakukan dalam rentang waktu dua pekan dan puncaknya pada 3 Desember 2020, yang kemudian disimpulkan beberapa hasil survey. BACA JUGA: Akhyar Nasution: Pilkada Akan Rusak Jika Diawali Transaksi Politik
Pertama, pasangan Nomor Urut 2 Bobby Nasution dan Aulia Rachman meraih popularitas sebesar 94 persen sedangkan Akhyar-Salman hanya 87,9 persen. Sementara like-ability pasangan Bobby-Aulia meraih 58,9 persen berbanding 52 persen.
Yang terpenting, pada survey tersebut bahwa elektabilitas Bobby Nasution dan Aulia Rachman meningkat tajam sebesar 40,6 persen berbanding 31,3 persen milik Akhyar-Salman.
Kemudian, survey juga merupakan jawab pertanyaan bahwa di tangan Walikota Medan yang baru akan ada perubahan. "Masyarakat Medan mengeluhkan sulitnya ekonomi yang minim, harga kebutuhan yang tak stabil, dan sulitnya lapangan pekerjaan. Hal itu keluhan terbesar yang kami tanyakan kepada responden," kata Roland Muwari. BACA JUGA: Bersihkan Material Longsor, Operator Alat Berat PLTA Batangtoru Jatuh ke Jurang
Direktur Sentral Institut Roland Muwari menjelaskan survey dilakukan dalam rentang waktu dua pekan dan puncaknya pada 3 Desember 2020, yang kemudian disimpulkan beberapa hasil survey. BACA JUGA: Akhyar Nasution: Pilkada Akan Rusak Jika Diawali Transaksi Politik
Pertama, pasangan Nomor Urut 2 Bobby Nasution dan Aulia Rachman meraih popularitas sebesar 94 persen sedangkan Akhyar-Salman hanya 87,9 persen. Sementara like-ability pasangan Bobby-Aulia meraih 58,9 persen berbanding 52 persen.
Yang terpenting, pada survey tersebut bahwa elektabilitas Bobby Nasution dan Aulia Rachman meningkat tajam sebesar 40,6 persen berbanding 31,3 persen milik Akhyar-Salman.
Kemudian, survey juga merupakan jawab pertanyaan bahwa di tangan Walikota Medan yang baru akan ada perubahan. "Masyarakat Medan mengeluhkan sulitnya ekonomi yang minim, harga kebutuhan yang tak stabil, dan sulitnya lapangan pekerjaan. Hal itu keluhan terbesar yang kami tanyakan kepada responden," kata Roland Muwari. BACA JUGA: Bersihkan Material Longsor, Operator Alat Berat PLTA Batangtoru Jatuh ke Jurang
Lihat Juga :