Bertahun-tahun Mangkrak, Wali Kota Bima Perbaiki Semua Fasilitas Penunjang PAD
Sabtu, 05 Desember 2020 - 11:10 WIB
loading...
Wali Kota Bima, Muhammad Lutfi (baju putih tengah) saat mendatangi sekaligus memantau kondisi alat berat usai diperbaiki di Workshop PUPR Kota Bima. Foto/iNews TV/Edy Irawan
A
A
A
BIMA - Sejumlah fasilitas alat berat milik Pemkot Bima , Nusa Tenggara Barat (NTB) yang sudah lama mangkrak, kini satu-persatu diperbaiki untuk menunjang misi pembangunan yang diharapkan oleh daerah tersebut.
(Baca juga: Bobby-Aulia Bertarung di Pilwakot Medan, Kahiyang Ayu dan Shaula Bermunajat )
Guna mengaktifkan kembali alat berat yang telah lama rusak tersebut, Wali Kota Bima , Muhammad Lutfi mendatangkan mekanik dari Trakindo dan Caterpillar untuk memperbaiki semua kendaraan yang rusak.
Lutfi bersama rombongan mendatangi dan memantau kondisi sejumlah alat berat yang sedang diperbaiki di Kantor Workshop PUPR di Kelurahan Rabangodu, Kecamatan Raba, Kota Bima . Diakuinya, sejumlah alat berat yang telah hampir selesai diperbaiki, telah bertahun-tahun mengalami kerusakan parah dan hanya tidur tak berfungsi di tempat Workshop.
"Sebagai penunjang misi pembangunan di Kota Tepian Air (semboyan Kota Bima ), tekat saya harus semua alat berat diperbaiki. Jika pemerintah kota membelinya, dipastikan akan memakan anggaran miliaran rupiah untuk satu unit saja," kata Lutfi.
(Baca juga: Warga Bone Gempar, Tunjukkan Alat Kelamin ke Wanita Bersuami Pria Bisu Tewas Dihantam Balok )
(Baca juga: Bobby-Aulia Bertarung di Pilwakot Medan, Kahiyang Ayu dan Shaula Bermunajat )
Guna mengaktifkan kembali alat berat yang telah lama rusak tersebut, Wali Kota Bima , Muhammad Lutfi mendatangkan mekanik dari Trakindo dan Caterpillar untuk memperbaiki semua kendaraan yang rusak.
Lutfi bersama rombongan mendatangi dan memantau kondisi sejumlah alat berat yang sedang diperbaiki di Kantor Workshop PUPR di Kelurahan Rabangodu, Kecamatan Raba, Kota Bima . Diakuinya, sejumlah alat berat yang telah hampir selesai diperbaiki, telah bertahun-tahun mengalami kerusakan parah dan hanya tidur tak berfungsi di tempat Workshop.
"Sebagai penunjang misi pembangunan di Kota Tepian Air (semboyan Kota Bima ), tekat saya harus semua alat berat diperbaiki. Jika pemerintah kota membelinya, dipastikan akan memakan anggaran miliaran rupiah untuk satu unit saja," kata Lutfi.
(Baca juga: Warga Bone Gempar, Tunjukkan Alat Kelamin ke Wanita Bersuami Pria Bisu Tewas Dihantam Balok )
Lihat Juga :